Cargill Bangun Sumur Bor dan Tower Air untuk Warga Manyar Sidorukun

Kompas.com - 11/06/2021, 05:30 WIB
Penyerahan simbolis bantuan sumur bor dan tower air bersih PT Cargill Indonesia (Cocoa and Chocolate) kepada warga Manyar Sidorukun di Kecamatan Manyar, Gresik. Dok. PT CargillPenyerahan simbolis bantuan sumur bor dan tower air bersih PT Cargill Indonesia (Cocoa and Chocolate) kepada warga Manyar Sidorukun di Kecamatan Manyar, Gresik.

GRESIK, KOMPAS.com - Kesulitan dalam mengakses fasilitas air bersih yang selama ini dialami owarga Manyar Sidorukun di Kecamatan Manyar, Gresik, Jawa Timur, membuat PT Cargill Indonesia tergugah untuk memberikan bantuan berupa sumur bor dan tower air bersih.

Admin dan Relation Manager PT Cargill Indonesia Adi Suprayitno mengharapkan, bantuan ini dapat dimanfaatkan oleh warga Manyar Sidorukun dan sekitarnya dalam memenuhi kebutuhan air bersih.

Sumur bor dan tower air ini memiliki kapasitas debit air 2 liter per detik dengan kemampuan produksi 200 sambungan rumah.

Ini artinya, produksi air tersebut bisa dinikmati sebanyak 700 jiwa untuk aktivitas Mandi Cuci Kakus (MCK) dan kegiatan lainnya.

Baca juga: Satu Lagi Tengara Berdiri di Gresik Bernama Gardu Suling

"Pendistribusian, pengaturan dan perawatan sumur bor dan tower air tersebut, ke depannya akan dikelola langsung secara mandiri oleh organisasi pengelola sumber air di Desa Manyar Sidorukun," ujar Adi kepada awak media, Kamis (10/6/2021).

Pembangunan sumur bor dan tower air merupakan bentuk kepedulian perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) kepada masyarakat sekitar.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

PT Cargill Indonesia yang bergerak di bidang pangan mempunyai komitmen dan tujuan untuk menyediakan gizi masyarakat secara aman, bertanggung jawab, dan berkelanjutan Sustainable Development Goal's (SDG's).

Kepala Desa Manyar Sidorukun Su'udin menambahkan, wilayah desa yang dipimpinnya memang memiliki lokasi yang berdekatan dengan pinggir lautan sehingga air cenderung asin.

Meskipun ada layanan saluran PDAM, namun aliran air tidak begitu lancar dan kerap mati.

"Tentu saja dengan ini, kami sangat terbantu dalam pemenuhan air bersih," kata Su'udin.

 

 

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X