Wagub NTT: Kalau Jembatan Rusak Ditangani Kementerian PUPR, Pasti Bagus

Kompas.com - 10/06/2021, 21:00 WIB
Jembatan alternatif Benenai yang dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), akhirnya bisa digunakan oleh masyarakat Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (9/6/2021). Sigiranus Marutho Bere/Kompas.comJembatan alternatif Benenai yang dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), akhirnya bisa digunakan oleh masyarakat Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (9/6/2021).

KUPANG, KOMPAS.com - Wakil Gubernur (Wagub) Nusa Tenggara Timur (NTT) Josef Nae Soi  menghadiri peresmian jembatan alternatif Benenai, yang berada di Kabupaten Malaka, Kamis (10/6/2021).

Jembatan alternatif itu dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Menurut Josef, jembatan alternatif disediakan sambil menunggu pembangunan Jembatan Benenai yang akan dikerjakan dalam bulan ini.

"Ini adalah jembatan semi permanen, artinya sama seperti rumah kalau semi permanen itu juga nyaman dihuni, hanya belum utuh," kata Josef kepada sejumlah wartawan di lokasi Jembatan Benenai.

Jembatan alternatif ini dibangun, agar ekonomi masyarakat bisa kembali berjalan baik, usai Jembatan Benenai rusak total dan tak bisa digunakan akibat diterjang banjir bandang.

Baca juga: Proyek Jembatan Alternatif Benenai Tuntas, Warga Malaka Mulai Melintas

"Nanti minggu depan, jembatan yang miring dan rusak itu akan dibongkar dan dibangun baru, targetnya bulan Oktober 2021 sudah selesai," ujar dia.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Josef optimistis, pembangunan jembatan itu akan berjalan dengan lancar karena dibangun oleh Kementerian PUPR.

"Saya yakin, kalau penanganan jembatan dilakukan oleh kementerian PUPR pasti beres dan bagus kualitasnya," kata dia.

Bupati Malaka Simon Nahak menambahkan, keberadaan Jembatan Benenai sangat krusial bagi warga di wilayahnya karena merupakan satu-satunya akses yang menghubungkan Kota Betun, Malaka menuju Kota Kupang.

Simon pun berterima kasih kepada Kementerian PUPR dan Provinsi NTT yang telah membantu masyarakat Malaka.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X