[POPULER PROPERTI] 6.488 Kepala Keluarga Korban Bencana NTT Terima Rp 9,7 Miliar

Kompas.com - 20/05/2021, 12:30 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat bertemu dengan warga Kota Kupang yang rumahnya rusak berat akibat terdampak Badai Seroja KOMPAS.COM/SIGIRANUS MARUTHO BEREGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat bertemu dengan warga Kota Kupang yang rumahnya rusak berat akibat terdampak Badai Seroja

JAKARTA, KOMPAS.com - Dana tunggu hunian (DTH) senilai Rp 9,87 miliar telah diterima oleh 6.488 kepala keluarga rumahnya yang rusak akibat bencana Badai Seroja, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sehingga, masing-masing kepala keluarga menerima uang sebesar Rp 500.000 dari DTH tersebut.

"Sudah kami berikan bantuan berupa DTH sebesar Rp 500.000 per bulan untuk tiga bulan atau jika ditotal anggarannya adalah Rp 9,7 miliar," kata Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi kepada Kompas.com, Rabu (19/05/2021).

Artikel tersebut menjadi berita terpopuler di kanal Properti Kompas.com edisi Kamis (20/05/2021).

Menurut dia, DTH tersebut hanya diberikan kepada masyarakat yang rumahnya masuk dalam kategori rusak berat.

Apa alasannya?

Temukan jawabannya di sini 6.488 Kepala Keluarga Korban Bencana NTT Telah Terima Dana Tunggu Hunian Rp 9,7 Miliar

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kerajaan Arab Saudi berencana mengembangkan industri pariwisata, hiburan dan gaya hidup besar-besaran dalam satu kawasan bernama Qiddiya.

Dana yang diinvestasikan untuk mengembangkan kawasan Qiddiya senilai 64 miliar dollar AS atau nyaris Rp 1.000 triliun, tepatnya Rp 916 triliun.

Qiddiya merupakan bagian dari program ambisius reformasi sosial dan ekonomi, yang dikenal sebagai Visi 2030.

Halaman:


25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X