Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

KAI Ajak Pemkot Medan Kolaborasi Majukan Sektor Perkeretaapian

Kompas.com - 12/05/2021, 19:00 WIB
Kontributor Medan, Mei Leandha,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

"Karena di situ adalah pusatnya Kota Medan, saya mau itu cantik dan tertib. Kita atur semua ini karena ke depan Kota Medan akan terhubung dengan jalan tol dalam kota. Masterplan-nya telah kita buat, Anda juga akan ikut di dalamnya," ucapnya.

Gubernur meminta unsur terkait untuk segera membentuk tim membahas hal ini. PT KAI diminta menyatukan program dengan Pemprov Sumut agar semua rencana sesuai dengan program yang telah dibuat.

Baca juga: Edy Rahmayadi Ultimatum Ganti Rugi Lahan Sport Center Tuntas Desember

Edy bilang, di Delitua harus segera dibangun kembali rel kereta api, begitu juga dengan rel kereta di Polonia diaktifkan kembali.

"Saya lihat rencana itu ada dalam program Anda. Saya sebagai gubernur butuh rute itu untuk mengurai kemacetan. Saya tidak ada kepentingan, tetapi saya mau Kota Medan ini rapi. Saya minta semua yang berwenang untuk diundang dan kita buat progres," katanya lagi.

Daniel mendukung apa yang disampaikan Edy. Pihaknya terlebih dahulu akan berkomunikasi dengan Dirjen PT KAI.

Menurutnya, penataan kembali Lapangan Merdeka menjadi lahan terbuka hijau merupakan tindaklanjut dari rapat sebelumnya yang telah disampaikan gubernur.

"Gubernur menyampaikan tentang reaktivasi jalur ke arah Delitua dan ke Pancurbatu, kami juga sangat mendukung dan sudah siap. Juga siap untuk mensupport pembangunan jalur kereta api ke sport center sebagai dukungan pelaksanaan PON 2024," pungkasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com