Hindari Masjid Digusur, Pemkot Medan Bantu Urus Sertifikat Wakaf

Kompas.com - 12/05/2021, 18:00 WIB
Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman saat melakukan safari Ramadhan ke Masjid As Shobirin di Jalan Pancing V, Kelurahan Besar, Kecamatan Medanlabuhan, Kota Medan, Rabu (12/5/2021) KOMPAS.COM/MEI LEANDHA ROSYANTIWakil Wali Kota Medan Aulia Rachman saat melakukan safari Ramadhan ke Masjid As Shobirin di Jalan Pancing V, Kelurahan Besar, Kecamatan Medanlabuhan, Kota Medan, Rabu (12/5/2021)

MEDAN, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Medan melalui Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman menyatakan siap membantu proses sertifikasi tanah wakaf yang diperuntukkan bagi masjid.

Tujuannya agar tidak ada lagi masjid yang bermasalah ataupun digusur.

"Saya minta lengkapi berkas kepengurusan wakafnya, kami akan bantu," kata Aulia saat melakukan safari Ramadhan ke Masjid As Shobirin di Jalan Pancing V, Kelurahan Besar, Kecamatan Medanlabuhan, Kota Medan, Rabu (12/5/2021).

Safari Ramadhan digelar dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat untuk menghindari penyebaran Covid-19.

Baca juga: Yayasan Haji Anif Gelar Sayembara Pengembangan Masjid hingga 15 Juli

Dalam kesempatan ini, Aulia menyerahkan bantuan dari Pemkot Medan sebesar Rp 50 juta untuk pembangunan masjid dan santunan bagi anak yatim piatu.

Ke depan, dia menginginkan masjid tidak hanya tempat ibadah, juga menjadi tempat mendidik generasi muda dan memakmurkan umat dengan perputaran ekonomi lewat koperasi syariah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Koperasi inilah yang berperan mengakomodasi kebutuhan para jamaah tanpa sistem riba.

Masyarakat khususnya jamaah masjid diajak menyalurkan zakat, infak dan sedekahnya untuk
membayar biaya sekolah anak yatim piatu dan membangun ATM beras.

Menurut Aulia, ada sekitar 1.115 masjid, untuk itu, Pemkot Medan punya program Masjid Mandiri yang tujuannya meningkatkan kesejahteraan dan roda ekonomi bergulir, semuanya dimulai dari masjid.

"Hal ini agar jamaah dan masyarakat sekitar masjid semakin makmur," ucap Aulia.

Dia berpesan kepada Badan Kenaziran Masjid (BKM) agar berkoordinasi dengan kepala lingkungan dan lurah untuk menghidupkan kegiatan maghrib mengaji di setiap masjid sehingga nantinya melahirkan cikal bakal qori dan qoriah Kota Medan.

"Cari guru mengaji yang baik untuk mengajari anak-anak kita, agar akhlak anak-anak kita semakin baik dan Kota Medan akan memiliki calon-calon qori dan qoriah yang akan mengharumkan nama kota kita ini," katanya.

Wakil Ketua BKM As Shobirin Suhermanto mengucapkan terima kasih atas kehadiran Aulia.

Menurutnya, Safari Ramadhan merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masjid-masjid yang ada di Kota Medan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X