Tarif Tol Sedyatmo Naik Rp 500 Mulai 29 April, Ini Rinciannya

Kompas.com - 27/04/2021, 18:21 WIB
 Jalan Tol Ruas Prof. Dr. Ir. Soedijatmo Dok. Jasamarga Metropolitan Tollroad Jalan Tol Ruas Prof. Dr. Ir. Soedijatmo

JAKARTA, KOMPAS.com - Tak hanya Ngawi-Kertosono, Jalan Tol Prof. Dr. Ir. Sedyatmo atau Tol Bandara Seokarno-Hatta juga akan mengalami kenaikan tarif mulai Kamis (29/04/2021) pukul 00.00 WB.

Hal ini diketahui dari laman Instagram resmi anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk yaitu PT Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT).

Kenaikan tarif jalan bebas hambatan ini tertuang dalam Keputusan Menteri (Kepmen) Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 265/KPTS/M/2021.

"Mulai tanggal 29 April 2021 Ruas Tol Prof. Dr. Ir. Soedijatmo berdasarkan dengan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 265/KPTS/M/2021 akan diberlakukan penyesuaian tarif yang baru ya," tulis akun @jasamargametropolitan

Tarif Tol Sedyatmo mengalami kenaikan sebesar Rp 500 di semua golongan, baik golongan I, II, III, IV, maupun V.

Baca juga: Siapkan Perjalanan Anda, Ada Pengalihan Lalin di Tol Sedyatmo hingga Rabu

"Jangan lupa untuk selalu pastikan kecukupan saldo uang elektronik yang kalian miliki agar perjalanannya semakin lancar ya," tutup @jasamargametropolitan

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berikut ini rincian tarif baru Tol Sedyatmo:

  • Golongan I: Rp 8.000 (sebelumnya Rp 7.500)
  • Golongan II: Rp 10.500 (sebelumnya Rp 10.000)
  • Golongan III: Rp 10.500 (sebelumnya Rp 10.000)
  • Golongan IV: Rp 11.500 (sebelumnya Rp 11.000)
  • Golongan V: Rp 11.500 (sebelumnya Rp 11.000)

Adapun tarif Tol Sedyatmo terakhir kali mengalami kenaikan pada 12 April 2019 silam setelah mengalami penundaan.

Sama seperti saat ini, tarif Tol Sedyatmo pada waktu itu naik sebesar Rp 500 atau Rp 7,74 persen.

Keputusan kenaikan tarif ini sudah sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan dan Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2005 tentang Jalan Tol. 

Dalam aturan tersebut, evaluasi dan penyesuaian tarif tol dilakukan setiap dua tahun sekali oleh Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berdasarkan tarif lama yang disesuaikan dengan pengaruh inflasi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X