Kompas.com - 20/04/2021, 07:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung Direktorat Jenderal (Ditjen) Sumber Daya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan kegiatan operasi dan pemeliharaan rutin kawasan Bendungan Jatigede.

Aksi pengangkatan sampah di daerah eksisting bendungan telah dimulai sejak 4 Februari 2021 lalu, tepatnya di kawasan pesisir Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat.

Kegiatan dilanjutkan pada 7 Februari 2021 bersama Pemerintah Daerah (Pemda) dan komunitas masyarakat yang berhasil membersihkan sampah dan limbah seluas 60 meter kubik.

Baca juga: Selain Kendalikan Banjir Jakarta, Bendungan Sukamahi Bakal Jadi Taman Ekowisata

Memasuki Maret, BBWS Cimanuk Cisanggarung kembali mengadakan kegiatan membersihkan sampah bersama unsur TNI-Polri, Pemda, dan masyarakat sekaligus mengampanyekan Gerakan Siapapun Membuang Sampah-Kami Pilih Aksi Nyata (SMS-KAPAN).

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan infrastruktur menjadi fokus Pemerintah tak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi dan peningkatan daya saing, namun juga pemerataan hasil pembangunan dengan memperhatikan kebutuhan masyarakat.

Dia mengungkapkan, Bendungan Jatigede dibangun untuk menambah volume tampungan air dalam rangka mendukung program ketahanan pangan dan ketersediaan air nasional, khususnya Provinsi Jawa Barat.

"Keberadaan Bendungan Jatigede bermanfaat bagi masyarakat, khususnya di Pantai Utara (Pantura) Jawa seperti Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Sumedang,” tutur Basuki dikutip dari siaran pers, Senin (19/04/2021).

Sementara itu, Kepala BBWS Cimanuk Cisanggarung Ismail Widadi mengatakan, penanganan sampah kawasan perlu dilakukan apabila Bendungan Jatigede didorong untuk tujuan pariwisata.

"Penanganan sampah di Bendungan Jatigede tak cukup melalui upaya teknis, tetapi juga perlu mengubah budaya atau mengedukasi masyarakat lebih mencintai lingkungan dan mendorong perilaku bersih dan sehat," terang Ismail.

Untuk diketahui, Jatigede merupakan bendungan terbesar kedua di Indonesia setelah Jatiluhur dengan kapasitas tampung sebesar 979,5 juta meter kubik.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.