Sinarmas Land Raup Kredit Sindikasi Rp 3,28 Triliun Bangun Tol Serpong-Legok

Kompas.com - 01/04/2021, 21:00 WIB
Tol Serpong-Balaraja. Tol Serpong-BalarajaTol Serpong-Balaraja.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sinarmas Land melalui PT Trans Bumi Serbaraja memperoleh pembiayaan kredit sindikasi senilai Rp 3,28 triliun.

Besaran kredit sindikasi itu digunakan untuk membiayai pembangunan Jalan Tol Serpong-Balaraja Seksi 1 (Serpong-Legok).

Kredit sindikasi untuk proyek ini digagas oleh PT Bank Central Asia Tbk atau BCA, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, dan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau SMI sebagai Joint Mandated Lead Arranger and Book Runners (JMLAB).

Sedangkan PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jawa Barat dan PT BPD Papua menjadi kreditur bersama.

Dalam sindikasi ini, BCA bertindak sebagai agen fasilitas dan penampungan. Sementara Bank Mandiri sebagai agen jaminan.

Baca juga: Dari Serpong ke AEON Mall BSD Bakal Tersambung Tol Akhir 2021

Pemberian pembiayaan fasilitas kredit sindikasi berjangka 15 tahun itu ditandai dengan penandatanganan kerja sama di Jakarta, Rabu (31/03/2021).

President Director PT Trans Bumi Serbaraja Christopher Siswanto Adisaputro mengucapkan terima kasih kepada para kreditur bank sindikasi yang bergabung dalam penandatanganan kredit proyek jalan tol itu.

“Kami yakin dengan dukungan dari lima kreditur, jalan tol yang dibutuhkan masyarakat ini dapat segera beroperasi,” ungkap Christopher dalam siaran pers, Kamis (01/04/2021).

Christopher mengungkapkan, Trans Bumi Serbaraja yang notabene sebagai Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) ruas Serpong-Balaraja sepanjang 39,9 kilometer ini membutuhkan kredit sindikasi perbankan.

Hal ini dikarenakan besarnya investasi Tol Serpong-Balaraja Seksi 1 (Serpong-Legok) senilai Rp 5,47 triliun.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X