Ketika Isi SPT, Apakah Pencicil KPR Wajib Lapor Pajak?

Kompas.com - 29/03/2021, 08:00 WIB
Ilustrasi KPR. iStockIlustrasi KPR.

KOMPAS.com - Tak hanya penghasilan bruto dari pekerjaan, namun piutang seperti cicilan kredit pemilikan rumah (KPR) juga wajib dilaporkan.

Masyarakat yang memiliki penghasilan dan ditetapkan undang-undang sebagai wajib pajak, diharuskan untuk melaporkan hartanya untuk perhitungan pajak penghasilan (PPh).

Laporan itu harus segera dilakukan saat telah mendapatkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT).

Walau sistem pelaporan SPT sudah semakin canggih dengan kehadiran e-filing, namun masih banyak wajib pajak merasa kebingungan harta apa saja yang harus dilaporkan.

Beberapa kasus yang sering ditemukan dalam luputnya pelaporan SPT adalah soal rumah yang dibeli dengan KPR.

Baca juga: Begini Rumus Menghitung Biaya BPHTB

Walau belum lunas, apabila pembayaran cicilan KPR telah berlangsung itu berarti harta yang dimiliki pun bertambah.

Di sisi lain, sisa cicilan KPR yang belum dibayar terhitung sebagai utang.

Pada dasarnya, setiap kenaikan dan penurunan harta perlu diketahui dengan seksama untuk menentukan perhitungan pajak yang akurat.

Oleh karena itu, saat membeli sebuah rumah dengan cara berutang atau KPR yang masih berlangsung, tetap harus dilaporkan.

Misalnya Anda membeli sebuah rumah dengan cara KPR seharga Rp 500 juta. Ketika telah membayar uang muka atau down payment (DP) di awal Rp 35 juta dengan angsuran sebesar Rp 115 juta, itu berarti, harta dari rumah tersebut adalah Rp 500 juta.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X