Bagaimana Kekuatan Hukum PPJB, Saat Anda Membeli Rumah?

Kompas.com - 28/03/2021, 11:18 WIB
Ilustrasi rumah idaman. SHUTTERSTOCK/LESZEK GLASNERIlustrasi rumah idaman.

KOMPAS.COM - Tak sedikit orang yang belum paham tentang Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) atau akta pengikatan jual beli.

PPJB merupakan dokumen otentik yang dibuat oleh calon penjual dan calon pembeli.

Perjanjian ini menjadi pengikatan di awal sebelum calon pembeli dan calon penjual membuat Akta Jual Beli (AJB) di hadapan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT).

Kedua belah pihak bisa membuat PPJB tanpa harus membuat akta, namun demikian PPJB ini tetap mengikat semua pihak.

Namun perlu diingat, ini bisa terjadi jika PPJB dibuat dengan memenuhi persyaratan sah perjanjian sesuai perundangan.

Baca juga: Begini Rumus Menghitung Biaya BPHTB

Syarat sah tersebut telah diatur dalam Pasal 1320 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPer).

PPJB yang dibuat di hadapan notaris merupakan akta otentik, bisa dilihat dalam Pasal 1868 KUH Perdata.

Sementara pasal 1870 KUH Perdata menyatakan penegasan bahwa akta yang dibuat di hadapan notaris mempunyai kekuatan pembuktian yang sempurna.

Suatu akta otentik memberikan para pihak beserta ahli waris-ahli warisnya atau orang-orang yang mendapat hak dari mereka, suatu bukti yang sempurna tentang apa yang dimuat di dalamnya.

Oleh karena itu, calon pembeli sebaiknya membuat PPJB di hadapan PPAT. Hal ini bisa menjadi langkah preventif untuk mencegah terjadinya perselisihan antara pembeli dengan penjual.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Arsitek Pencakar Langit Tertinggi Kedua Dunia, Art Gensler Tutup Usia

Arsitek Pencakar Langit Tertinggi Kedua Dunia, Art Gensler Tutup Usia

Berita
Hingga Dua Hari Jelang Lebaran, 462.560 Kendaraan ke Luar Jabotabek

Hingga Dua Hari Jelang Lebaran, 462.560 Kendaraan ke Luar Jabotabek

Berita
Tanpa Menguras Kantong, Begini Dekorasi Murah Meriah Sambut Lebaran

Tanpa Menguras Kantong, Begini Dekorasi Murah Meriah Sambut Lebaran

Interior
[POPULER PROPERTI] Video Viral, Tol Ngawi-Kertosono-Kediri Bisa Bernyanyi 'Selamat Ulang Tahun'

[POPULER PROPERTI] Video Viral, Tol Ngawi-Kertosono-Kediri Bisa Bernyanyi "Selamat Ulang Tahun"

Berita
Mobilisasi Lahan 8 Ruas Tol Trans-Sumatera, Hutama Karya Butuh Rp 4,6 Triliun

Mobilisasi Lahan 8 Ruas Tol Trans-Sumatera, Hutama Karya Butuh Rp 4,6 Triliun

Berita
BTN Biayai KPR Adhi City Sentul, Bunga Tetap dan Bebas Angsuran Setahun

BTN Biayai KPR Adhi City Sentul, Bunga Tetap dan Bebas Angsuran Setahun

Perumahan
Videonya Viral, Jalan Tol Ini Bisa Bernyanyi 'Selamat Ulang Tahun'

Videonya Viral, Jalan Tol Ini Bisa Bernyanyi "Selamat Ulang Tahun"

Berita
Volume Lalin di Tol Luar Pulau Jawa Turun hingga 49 Persen

Volume Lalin di Tol Luar Pulau Jawa Turun hingga 49 Persen

Berita
WIKA Raih Rekor MURI Kompetisi Building Information Modelling

WIKA Raih Rekor MURI Kompetisi Building Information Modelling

Berita
Rusun TNI di Gorontalo Mulai Dibangun, Anggarannya Rp 19,5 Miliar

Rusun TNI di Gorontalo Mulai Dibangun, Anggarannya Rp 19,5 Miliar

Apartemen
Lippo Cetak Pra-penjualan 2020 Senilai Rp 2,67 Triliun

Lippo Cetak Pra-penjualan 2020 Senilai Rp 2,67 Triliun

Berita
Rutena, Aplikasi Informasi Pendataan Rumah Terdampak Bencana

Rutena, Aplikasi Informasi Pendataan Rumah Terdampak Bencana

Berita
Gerak Cepat BPJN NTT Perbaiki Jembatan dan Jalan Rusak akibat Badai Seroja (2)

Gerak Cepat BPJN NTT Perbaiki Jembatan dan Jalan Rusak akibat Badai Seroja (2)

Berita
Turun 33 Persen, 381.851 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek hingga H-3 Lebaran

Turun 33 Persen, 381.851 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek hingga H-3 Lebaran

Berita
WeWork Tunjuk Balder Tol sebagai General Manager Baru Australia dan Asia Tengara

WeWork Tunjuk Balder Tol sebagai General Manager Baru Australia dan Asia Tengara

Perkantoran
komentar
Close Ads X