Bank Pembangunan Islam Danai Peningkatan Kualitas 9 Ruas Jalur Pansela

Kompas.com - 26/03/2021, 16:30 WIB
Jalan Pansela Jawa Kementerian PUPRJalan Pansela Jawa

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga tengah meningkatkan kualitas layanan jalur Pantai Selatan (Pansela) Jawa sepanjang 99,63 kilometer.

Peningkatan jalur tersebut terdiri dari 9 ruas yang tersebar di tiga wilayah seperti Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Penanganan jalur Pansela Jawa dilaksanakan melalui program Regional Road Development Project (RRDP) oleh Islamic Development Bank (IDB) dengan masa pelaksanaan 3,5 tahun atau mulai Agustus Tahun 2019-Februari Tahun 2023.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengungkapkan, peningkatan jalan di jalur Pansela Jawa merupakan upaya untuk mempromosikan wilayah tersebut.

"Kita terus promosikan jalur Pansela Jawa, supaya orang tertarik lewat selatan. Karena tidak hanya jalannya yang bagus, namun juga punya pemandangan indah (panoramic road) serta banyak obyek wisata," tutur Basuki dikutip dari laman Kementerian PUPR, Jumat (26/3/2021).

Penanganan Jalur Pansela Jawa di Provinsi Jawa Tengah dilakukan di dua ruas sepanjang 10,65 kiloemeter yakni ruas Tambakreja-Bantarsari di Kabupaten Cilacap sepanjang 6,15 kilometer dengan progres fisik mencapai 81,59 persen.

Konstruksi dilakukan oleh PT Istaka Karya dan PT Trie Mukty dengan nilai kontrak Rp 95,45 miliar.

Selanjutnya, ruas Jladri-Karangbolong-Tambak Mulyo di Kabupaten Kebumen sepanjang 4,5 kilometer dengan progres 93,97 persen.

Baca juga: Mulusnya Pansela Jawa, Jalur Alternatif Selain Pantura

Anggaean yang dibutuhkan untuk melakukan pekerjaan ini sebesar Rp 53,99 miliar yang dilaksanakan oleh kontraktor PT Sumber Karya dan PT Karya Adi Kencana.

Selanjutnya, di DIY tengah ditangani 3 paket pekerjaan Jalur Pansela sepanjang 17,32 kilometer yakni penanganan Jembatan Kretek 2 sepanjang 2,02 kilometer senilai Rp 364,62 miliar.

Kemudian, ruas Legundi-Planjan di Kabupaten Gunungkidul sepanjang 4,7 kilometer senilai Rp 80,46 miliar serta ruas Jeruk Wudel-Baran-Duwet di Kabupaten Gunungkidul sepanjang 10,6 kilometer. 

Penanganan Jalur Pansela di Jawa Timur terdiri dari empat ruas yakni Prigi-Batas Kabupaten Tulungagung-Klatak-Brumbun sepanjang 17,78 kilometer.

Kemudian, ruas Batas Kabupaten Tulungagung-Serang-Batas Malang sepanjang 22,85 kilometer, Jarit-Puger di Kabupaten Lumajang dan Jember sepanjang 23,18 kilometer, dan ruas Simpang Balekambang-Kedungsalam di Kabupaten Malang sepanjang 17,87 kilometer sebesar Rp 227,52 miliar.

Penanganan jalur Pansela Jawa dilaksanakan melalui pekerjaan pembangunan jalan baru, preservasi jalan atau kegiatan pemeliharaan, rehabilitasi, rekonstruksi jalan dan jembatan serta pelebaran jalan menuju standar.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X