[POPULER PROPERTI] Lima Pengembang Properti Diadukan Konsumen

Kompas.com - 12/03/2021, 10:39 WIB
Ilustrasi rumah. Dok. Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).Ilustrasi rumah.

JAKARTA, KOMPAS.com - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mencatat, ada lima pengembang properti yang diadukan konsumen dalam dua bulan pertama Tahun 2021.

Staf Pengaduan YLKI Rio Priyambodo mengatakan, aduan konsumen yang dilaporkan tersebut berangkat dari permasalahan berbeda.

Rinciannya, dua kasus mengenai proyek mangkrak, soal refund atau pengembalian dana satu kasus, sistem pembayaran satu kasus, dan lainnya aduan soal dokumen.

Artikel tersebut menjadi berita terpopuler di kanal Properti Kompas.com edisi Jumat (12/3/2021).

Lantas, siapa saja kelima pengembang tersebut?

Anda bisa menemukan jawabannya di sini Lima Pengembang Properti Diadukan Konsumen

Pemerintah mengalokasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2021 untuk sektor perumahan sebesar Rp 33,1 triliun.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani memastikan perhatian pemerintah terhadap industri perumahan sangat tinggi.

Hal ini karena sektor perumahan memiliki efek ganda sangat besar dan signifikan terhadap sektor lainnya.

Lalu, untuk program perumahan apa saja alokasi APBN tersebut?

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X