Mengenal Pulau I yang Izin Reklamasinya Ditolak MA

Kompas.com - 09/03/2021, 19:00 WIB
Sejumlah warga melaksanakan upacara bendera dan peringatan detik-detik proklamasi di lahan reklamasi di kawasan Cilincing, Jakarta Utara, Senin (17/8/2020). ANTARA FOTO/PARAMAYUDASejumlah warga melaksanakan upacara bendera dan peringatan detik-detik proklamasi di lahan reklamasi di kawasan Cilincing, Jakarta Utara, Senin (17/8/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Izin reklamasi Pulau I yang diajukan oleh PT Jaladri Kartika Pakci resmi ditolak Mahkamah Agung (MA) pada 4 Maret 2021.

Ini berarti, Surat Keputusan (SK) Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk mencabut izin reklamasi Pulau I dikabulkan MA.

"Kabul PK, batal judex facti PT, adili kembali, tolak gugatan," bunyi amar putusan yang dikutip Kompas.com dari laman Kepaniteraan MA, Selasa (9/3/2021).

Keputusan ini terdaftar dengan nomor 32 PK/TUN/2021 serta nomor perkara pengadilan tingkat I 113/G/2019/ PTUN.JKT.

Sebelumnya, Anies mengeluarkan SK Nomor 1409 Tahun 2018 tertanggal 6 September 2018 tentang Pencabutan Beberapa Keputusan Gubernur tentang Pemberian Izin Pelaksanaan Reklamasi

Tak terima dengan keputusan itu, PT Jaladri Kartika Pakci selaku pengembang Pulau I mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta pada Mei 2019.

Akhirnya, SK tersebut dinyatakan batal dan Gubernur DKI selaku tergugat diwajibkan untuk mencabut keputusan itu.

Baca juga: Resmi, MA Tolak Gugatan Jaladri Kartika Pakci Terkait Izin Reklamasi Pulau I

Selain itu, PTUN Jakarta juga mewajibkan Gubernur DKI untuk memperpanjang izin pelaksanaan reklamasi Pulau I yang telah dimohonkan oleh pengembang.

Kemudian, Anies langsung mengajukan banding atas putusan PTUN Jakarta itu.

Namun, Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Jakarta menguatkan putusan PTUN Jakarta di tingkat banding.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X