Pengembang Properti Harus Bersiap, Gen X dan Y Pimpin Income Tertinggi

Kompas.com - 05/03/2021, 12:00 WIB
Ilustrasi ThinsktockIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Managing Director Strategic Business & Service Sinarmas Land (SML) Alim Gunadi mengatakan, generasi X dan Y diprediksi akan mendominasi golongan pendapatan (income bracket) pada periode tahun 2020 hingga 2025.

Masing-masing gen X 50 persen dan gen Y 30 persen dari total jumlah populasi Indonesia 270,2 juta jiwa, sedangkan baby boomers 20 persen. 

"Kalau kita lihat dari 2020-2025 ternyata ada satu irisan bahwa gen X dan Y itu jadi salah satu generasi yang akan mendominasi income terbesar," kata Alim dalam diskusi virtual di Jakarta, Kamis (4/3/2021).

Alim menjelaskan, jika diklasifikasikan, golongan pendapatan di Indonesia terbagi menjadi beberapa kelompok, di antaranya yaitu baby boomers, gen X, gen Y, gen Z, dan terbaru gen alpha.

Sejak tahun 2015, kelompok baby boomers dan gen X telah memimpin dan mendominasi angka pendapatan tertinggi di Indonesia.

Baca juga: Crazy Rich Indonesia Melonjak 67 Persen, Paling Banyak Belanja Properti

Adapun baby boomers merupakan kelompok generasi yang lahir pada periode tahun 1946-1964 atau yang tahun ini berusia sekitar 57-75 tahun.

Gen X merupakan kelompok generasi yang lahir antara tahun 1965-1980 atau yang pada tahun ini berusia 41-55 tahun. Generasi ini umumnya masih mengikuti tren dari baby boomers.

Selanjutnya, gen Y yaitu kelompok generasi yang lahir pada rentang tahun 1980 hingga 1995 atau yang saat ini berusia 27-40 tahun.

Meski demikian, pada periode 2020-2025 ini, baby boomers masih menjadi salah satu kalangan pendapatan yang masih mendominasi.

Namun, trennya akan cenderung menurun dan disalip oleh gen X dan gen Y yang akan memimpin.

"Untuk periode 2020-2025 ini, baby boomers itu ada, tapi mereka sudah turun," tuturnya.

Baca juga: Penampakan Rumah Termahal Se-Indonesia, Harganya Setara Lamborghini Sesto

Dengan tren seperti itu, pengembang properti saat ini sudah harus dapat berinovasi menyediakan produk yang sesuai dengan keinginan generasi tersebut.

Dia menambahkan, pengembang perumahan terutama di tengah masa krisis akibat pandemi Covid-19 harus lebih waspada dan hati-hati dalam mengatur cash flow perusahaannya.

Salah satunya dengan membuat produk hunian yang sesuai kebutuhan dan kemungkinan akan diminati dan terserap oleh pasar.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X