Waskita Bangun Jaringan Gas Rumah Tangga di Calon Ibu Kota Baru RI

Kompas.com - 03/03/2021, 17:00 WIB
Gedung Waskita Karya Waskita KaryaGedung Waskita Karya

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Waskita Karya (Persero) Tbk melalui EPC Division membangun Jaringan Gas Rumah Tangga (Jargas Rumah Tangga) dengan memanfaatkan gas bumi yang ramah lingkungan.

Salah satu Jargas Rumah Tangga ini dibangun di wilayah Ibu Kota Baru Penajam Passer Utara, Kalimantan Timur.

SVP EPC Division Purma Yose Rizal mengatakan, pembangunan Jargas Rumah Tangga ini dapat mengurangi emisi karbon dioksida (CO2) hasil pembakaran.

Selain di Kota Penajam Passer Utara, Jargas ini juga akan dibangun di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur dan Kota Tarakan, Kalimantan Utara.

Baca juga: Pemerintah Siap Bantu Waskita Karya Atasi Kesulitan Likuiditas

Menurut Purma, pasokan Jargas Rumah Tangga untuk Kota Tarakan berasal dari Medco Energy Field Tarakan 0,2 dan PHE Field Bunyu 0,3 dengan total 0,5 MMSCFD dan terpakai 0,48 MMSCFD.

"Pembangunan Jargas kota Tarakan memiliki panjang jalur pipa induk sekitar 8.033 meter," kata Purma dalam keterangan yang diterima Kompas.com, Rabu (03/03/2021).

Kemudian panjang jalur pipa distribusi yaitu 105.012 meter dengan jumlah sambungan rumah sebanyak 5.084 capel.

Sementara, standar desain untuk saringan pipa memiliki daya tahan perpipaan minimal 20 tahun. Hal ini sesuai dengan standarisasi yang dikeluarkan oleh Dirjen Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM.

"Diameter pipa yang dipergunakan adalah 6 inci, 4 inci, 10 milimeter, 125 milimeter, dan 90 milimeter," tuntas Purma.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X