Incar Proyek KPBU, Hutama Karya Optimistis Raup Kontrak Rp 21 Triliun

Kompas.com - 09/02/2021, 13:00 WIB
Pekerjaan konstruksi Tol Indralaya-Parbumulih, Jalan Tol Trans-Sumatera. Hutama KaryaPekerjaan konstruksi Tol Indralaya-Parbumulih, Jalan Tol Trans-Sumatera.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Hutama Karya (Persero) mengincar kontrak strategis sejumlah proyek baru Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) pada tahun 2021.

Direktur Utama Hutama Karya Budi Harto mengatakan Perseroan menargetkan perolehan nilai kontrak proyek baru mencapai Rp 21 triliun.

Budi optimistis target ini akan tercapai seiring bisnis konstruksi yang kembali tumbuh dan pembangunan infrastruktur masih menjadi salah satu prioritas pembangunan Nasional terutama dalam upaya mendukung pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19.

Terbukti berdasarkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2021, Kementerian Keuangan telah mengalokasikan anggaran infrastruktur senilai Rp 417 triliun.

Baca juga: Raih Kuorum RUPO, Hutama Karya Optimistis Tuntaskan Tol Trans-Sumatera

Angka ini mengalami peningkatan sebesar 48 persen jika dibandingkan dengan tahun lalu yang hanya sebesar Rp 281 Triliun.

"Besarnya anggaran pada tahun ini, salah satunya adalah untuk untuk mengejar proyek-proyek yang tertunda pada tahun 2020," kata Budi dalam keterangannya, Selasa (09/02/2021).

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, optimisme juga muncul seiring terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 109 Tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN).

Dalam Perpres tersebut dicantumkan daftar PSN terbaru yakni sebanyak 201 proyek dan 10 program yang mencakup 23 sektor dengan total nilai investasi sebesar Rp 4.810 triliun.

Selain itu, sektor konstruksi akan mengalami fase pemulihan yang didukung oleh dampak positif dari telah ditemukannya vaksin Covid-19.

"Hal tersebut tentunya akan meningkatkan movement of people sehingga kegiatan konstruksi yang semula tertunda perlahan dapat kembali berjalan normal," tuntas Budi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X