China, Rusia, Hongaria dan Amerika Kompak Investasi Jalan Tol di Indonesia

Kompas.com - 08/01/2021, 20:52 WIB
Tol Manado-Bitung Jasa MargaTol Manado-Bitung

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah negara asing, yakni Amerika Serikat, China, Rusia, dan Hongaria bersiap menginvestasikan dananya di Indonesia untuk mengembangkan bisnis di sektor infrastruktur jalan tol.

Bahkan dengan lembaga pendanaan Hongaria, Pemerintah Indonesia sudah ada rencana inisiatif di sektor ini.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol ( BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Danang Parikesit mengungkapkan hal itu saat menjawab pertanyaan Kompas.com, dalam sesi virtual Laporan Kinerja BPJT Tahun 2020, Jumat (08/01/2021).

"Sebelumnya, Rusia dan Hongaria juga sudah masuk melalui proyek-proyek lain. Ini merupakan satu sinyal yang sangat kuat bagi investor-investor asing lainnya untuk masuk ke sini," tutur Danang.

Baca juga: Lelang Jalan Tol Jembatan Balikpapan-Ibu Kota Negara Ditunda

Sementara China akan membawa sejumlah investor yang datang dengan kapabilitas pendanaan dan konstruksi.

Demikian halnya dengan investor Amerika Serikat yang sudah spesifik membahas ruas-ruas tol tertentu dengan kapabilitas pendanaan.

Kendati demikian, Danang tidak menyebut di ruas tol mana saja investor-investor asing ini akan mengadu peruntungannya.

Namun demikian, secara umum nilai investasi asing langsung atau Foreign Direct Investment (FDI) di jalan tol untuk tahun ini ditargetkan dapat mencapai angka Rp 50 triliun.

Angka ini lebih tinggi dibandingkan FDI yang dicapai pada Tahun 2020 dengan nilai total Rp 20 triliun.

Baca juga: Belum Tergantikan, Ini Profil Terpeka Tol Terpanjang di Indonesia

Memang masih terhitung rendah jika dibandingkan dengan investasi dalam negeri yang mencapai Rp 729,54 triliun untuk Tahun 2020, dan prognosis Tahun 2021 senilai Rp 887,41 triliun.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X