Lelang Jalan Tol Jembatan Balikpapan-Ibu Kota Negara Ditunda

Kompas.com - 06/01/2021, 07:00 WIB
Kepala BPJT Danang Parikesit KOMPAS.COM/DANI PRABOWOKepala BPJT Danang Parikesit

JAKARTA, KOMPAS.com - Jalan Tol Jembatan Balikpapan-Penajam Passer Utara, Kalimantan Timur, mengalami penundaan pelelangan. 

Padahal sedianya, jalan tol ini dilelang bersamaan dengan Jalan Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap sepanjang 206,6 kilometer dan Sistem Transaksi Tol Non-tunai Nirsentuh atau Multi Lane Free Flow (MLFF) berbasis Global Navigation Satellite System (GNSS).

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol ( BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Danang Parikesit mengatakan, proyek ini ditunda proses lelangnya karena masih dalam pembahasan Sekretaris Tim Kajian Ibu Kota Negara (IKN). 

Baca juga: Pemerintah Ngebut, Awali Tahun 2021 Bangun Dua Ruas Tol Baru

"Ini di-pending, dalam pembahasan Sekretaris Tim Kajian IKN. Kami menunggu keputusan Sekretaris Tim Kajian IKM," ujar Danang menjawab Kompas.com, Senin (5/1/2021). 

Jalan Tol yang menghubungkan Jembatan Balikpapan dan Penajam Passer Utara sebagai IKN ini, dirancang sepanjang 7,9 kilometer dengan estimasi nilai investasi sebesar Rp 15,53 triliun.

Untuk diketahui, proyek ini diprakarsai badan usaha jalan tol (BUJT) PT Tol Teluk Balikpapan, anak usaha PT Waskita Toll Road (WTR).

Sebagai pemrakarsa, PT Tol Teluk Balikpapan mendapatkan hak menyamakan penawaran atau right to match.

Tol Jembatan Balikpapan-Penajam Passer Utara merupakan jembatan tol pertama di Kalimantan.

Sebelumnya,  Kementerian PUPR telah melakukan penandatanganan kontrak pembangunan dua ruas jalan tol baru pada Senin (4/1/2021).

Baca juga: Siap-siap, 8 Ruas Tol Baru Masuk Persiapan Lelang

Kedua jalan tol tersebut yakni, Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) Seksi 6B dan Jalan Tol Layang Ancol Timur–Pluit (Elevated).

Sementara delapan ruas lainnya dalam persiapan lelang, yakni:

  1. Jalan Tol Kamal-Teluk Naga-Rajeg sepanjang 40 kilometer dengan nilai investasi Rp 23,16 triliun.
  2. Jalan Tol Semanan-Balaraja sepanjang 31,9 kilometer dengan nilai investasi sebesar Rp 16 triliun.
  3. Jalan Tol Akses Patimban sepanjang 37,7 kilometer dengan nilai investasi sebesar 6,35 triliiun.
  4. Jalan Tol Cikunir-Karawaci membentang 40 kilometer dengan investasi senilai Rp 26,15 triliun.
  5. Jalan Tol Bogor-Serpong via Parung dengan panjang 31,17 kilometer senilai Rp 8,95 triliun.
  6. Jalan Tol Sentul Selatan-Karawang Barat sepanjang 61,5 kilometer dengan nilai investasi sebesar Rp 15,2 triliun.
  7. Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road Elevated (JORR Elevated/JORR Layang) Cikunir-Ulujami sepanjang 22 kilometer senilai Rp 21,57 triliun.
  8. Jalan Tol Harbour-Semarang sepanjang 20,86 kilometer dengan nilai investasi sebanyak Rp 11,4 triliun.

 

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X