Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Optimisme dari Subang Pasca-peresmian Pelabuhan Internasional Patimban

Kompas.com - 01/01/2021, 12:34 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Sudah lama Subang, sebuah kabupaten di Jawa Barat, diincar investor dan pengembang sebagai kawasan yang menarik untuk investasi. 

Lokasinya strategis berada di antara kawasan segitiga Bekasi, Karawang, dan Purwakarta yang merupakan sentra kawasan industri Nasional.

Selain itu, Subang juga diapit dan dikelilingi sejumlah infrastruktur yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) baik yang sudah, sedang, dan akan dikerjakan.

Sebut saja Jalan Tol Trans-Jawa ruas Tol Cikopo-Palimanan (Cipali), Jalan Tol Akses Patimban, Jalan Akses Patimban, Kereta Cepat Jakarta-Bandung, dan Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati.

Terlebih setelah Tahap Pertama Pelabuhan Internasional Patimban diresmikan Presiden Joko Widodo pada 20 Desember 2020, makin menahbiskan Subang sebagai kawasan yang sangat menjanjikan.

Baca juga: 2021 Akses Bandara Kertajati Jadi, Segitiga Bekasi-Subang-Majalengka Bakal Melejit

Pelabuhan Internasional Patimban ini meliputi empat tahap. Tahap I yang meliputi area terminal, sea wall, jalan akses, jembatan penghubung dan terminal kendaraan, telah rampung.

Ilustrasi Jalan Akses Pelabuhan Patimban.Dok. Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR. Ilustrasi Jalan Akses Pelabuhan Patimban.
Sementara Tahap II seluas 66 hektar yang mencakup tambahan untuk car terminal mulai dikerjakan Tahun 2021 dan dijadwalkan tuntas 2024.

Kemudian Tahap III merupakan terminal peti kemas dari kapasitas kargo sebesar 5,5 juta direalisasikan pada 2024-2025.

Terakhir Tahap IV yang merupakan terminal dengan akumulasi 7,3 TEUs direncanakan mulai konstruksi pada 2026-2027.

Baca juga: Subang Smartpolitan Dirancang sebagai Smart and Sustainable City

Melihat perkembangan ini, Tahun 2021 dianggap sebagai momen kebangkitan pasar industri Indonesia.

Knight Frank Asia Pacific memprediksi setelah pandemi, pasar industri Indonesia akan mengalami perbaikan secara gradual, atau bahkan stabil menuju pertumbuhan.

Prediksi ini disusun berdasarkan rekam jejak serapan dan potensi yang ada saat ini, dengan data centre sebagai salah satu penyerap lahan yang potensial.

Associate Director Strategic Consultancy Knight Frank Donan Aditria mengatakan, tersedianya vaksin dan program pemulihan ekonomi nasional (PEN) juga akan memberikan dorongan terhadap pertumbuhan sektor industri.

"Selain itu juga penerbangan internasional ikut memengaruhi," ujar Donan menjawab Kompas.com.

Donan menuturkan, perkembangan Subang cukup menjanjikan jika dilihat dari harga tanah yang relatif lebih rendah dibandingkan dengan area Bekasi atau Cikarang, dan Karawang, atau area lain di Jadebotabek.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com