Kompas.com - 30/12/2020, 20:07 WIB
Ilustrasi: Kendaraan pribadi terlihat menyerobot masuk jalur bus transjakarta koridor X di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Jakarta Pusat, Senin (3/1/2011). Sejak diresmikan 31 Desember 2010, busway di Koridor IX dan X masih belum steril dari kendaraan pribadi maupun umum.  KOMPAS IMAGES/DHONI SETIAWAN Ilustrasi: Kendaraan pribadi terlihat menyerobot masuk jalur bus transjakarta koridor X di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Jakarta Pusat, Senin (3/1/2011). Sejak diresmikan 31 Desember 2010, busway di Koridor IX dan X masih belum steril dari kendaraan pribadi maupun umum.

JAKARTA, KOMPAS.com - Membuat masyarakat beralih dari kendaraan pribadi untuk menggunakan transportasi umum bukanlah perkara mudah.

Karenanya, sejumlah pemimpin kota dan pemerintah di berbagai negara terus berupaya memperbaiki kualitas transportasi umum.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Salah satu alasan klasik mengapa orang enggan menggunakan transportasi umum adalah karena kualitas transportasi dan fasilitas ruang publik yang tidak memberikan rasa aman dan nyaman.

Baca juga: Kota-kota Besar Dunia Perluas Jalur Pejalan Kaki dan Sepeda

Melansir The Spruce, terdapat lima alasan mengapa seseorang membenci transportasi publik:

1. Waktu tempuh lebih lama

Seperti kebanyakan orang Amerika, aktivitas dan kegiatan apa pun di luar rumah dapat dijangkau dengan menggunakan mobil pribadi.

Alasannya, dengan kendaraan pribadi tersebut perjalanan ke kantor lebih singkat dan hanya memerlukan waktu sekitar 30 menit.

Namun, berbeda dengan transportasi publik. Perjalanan yang singkat justru bisa ditempuh dengan waktu dua kali lebih lama dibanding menggunakan kendaraan pribadi.

Alasannya macam-macam, bisa karena persoalan akses transportasi yang belum memadai, dan tidak saling terintegrasi antara satu moda dengan moda transportasi publik lainnya.

Selain itu, terbatasnya armada transportasi publik juga menjadi masalah tersendiri. Hal itu jelas akan menunda dan memakan waktu lebih lama.

Baca juga: Sejumlah Kota Dunia Gratiskan Transportasi Publik, Ini Alasannya

Halaman:


Sumber The Spruce
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.