SMI Proyeksikan Pendapatan Usaha Naik Jadi Rp 5,52 Triliun

Kompas.com - 25/12/2020, 21:53 WIB
Infrastruktur Surabaya berkembang pesat selama kepemimpinan Wali Kota Tri Rismaharini (Dok. Pemkot Surabaya) Infrastruktur Surabaya berkembang pesat selama kepemimpinan Wali Kota Tri Rismaharini (Dok. Pemkot Surabaya)

JAKARTA, KOMPAS.com - Pendapatan usaha PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau SMI tahun 2020 diproyeksikan mengalami peningkatan sebesar 6,21 persen menjadi Rp 5,52 triliun.

Head of Corporate Secretary PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) Romana Harimurti mengungkapkan hal itu dalam keterangan tertulisnya, Jumat (25/12/2020).

"Pendapatan usaha Perseroan tahun ini diproyeksikan mengalami peningkatan sebesar 6,21 persen dibandingkan tahun 2019 yaitu dari Rp 5,19 triliun menjadi Rp 5,52 triliun," tutur Ramona.

Ramona melanjutkan, proyeksi peningkatan pendapatan usaha Perseroan juga diikuti dengan peningkatan laba bersih sebesar 3,03 persen dari Rp 1,7 triliun menjadi Rp 1,76 triliun. 

Selain peningkatan pada figur laba-rugi, PT SMI juga mencatatkan peningkatan beberapa figur keuangan berupa aset, liabilitas, dan ekuitas.

Untuk aset, diproyeksikan mengalami pertumbuhan sebesar 34,77 persen atau senilai Rp 75,82 triliun pada akhir 2019 menjadi Rp 102,18 triliun pada akhir tahun ini.

Baca juga: Peroleh Hibah 21 Juta Euro dari Uni Eropa, SMI Garap Infrastruktur Daerah

Kemudian, liabilitas diproyeksikan meroket sebesar 66,31 persen atau dari Rp 38,96 triliun menjadi Rp 64,8 triliun.

Lalu, ekuitas diproyeksikan naik tipis sebesar 1,42 persen atau Rp 36,85 triliun pada tahun 2019 menjadi Rp 37,38 triliun pada tahun 2020.

Selanjutnya, optimisme dalam menghadapi tahun 2021 tentu akan diiringi dengan berbagai
tantangan yang akan dihadapi oleh SMI.

Oleh sebab itu, Perseroan telah melakukan berbagai langkah antisipatif untuk terus mendukung keberlangsungan usaha sebagaimana yang telah dimandatkan.

Contohnya, dalam penyaluran dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Daerah atau Penda,PT SMI telah menjalin kerja sama dengan lembaga penegak dan pengawas hukum untuk mencegah potensi penyelewengan dalam pengelolaan dana PEN itu.

Selain itu, PT SMI juga berupaya menjaga kepercayaan publik melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), penyesuaian pada struktur organisasi, serta mekanisme Whistle Blowing System (WBS).

Sistem tersebut merupakan sarana pengaduan bagi masyarakat untuk melaporkan adanya perilaku atau tindakan yang melanggar kode etik yang dilakukan oleh karyawan SMI.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X