Kompas.com - 16/12/2020, 20:10 WIB
Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN Himawan Arief Sugoto KOMPAS.com/ROSIANA HARYANTISekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN Himawan Arief Sugoto

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Agraria dan Tata Ruang atau Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengungkapkan, hingga kini masih banyak warga negara yang tak mengetahui tujuan dibentuknya bank tanah.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian ATR/BPN Himawan Arief Sugoto mengatakan bank tanah dibentuk untuk mengelola tanah dan kemudian mendistribusikannya untuk kepentingan umum, sosial, dan kepentingan Nasional.

Tidak seperti bank finansial pada umumnya, Bank Tanah merupakan lembaga non-finansial, bertujuan menghimpun dan mengelola tanah, yang akan digunakan untuk kepentingan pemerataan ekonomi, konsolidasi tanah serta Reforma Agraria," kata Himawan dalam keterangan tertulis, Rabu (16/12/2020).

Baca juga: Mengenal Bank Tanah Versi UU Cipta Kerja, Apa Fungsi dan Perannya?

Lebih jauh, Himawan menjelaskan, studi mengenai Bank Tanah sudah ada sejak tahun 1980-an. Saat itu Indonesia sedang pada masa awal pembangunan.

Dengan gencarnya pembangunan sekarang ini, negara harus punya cadangan tanah, karena tanah merupakan sumber daya terbatas.

Karena terbatas, terjadi perubahan peruntukan, di mana suatu wilayah yang tadinya warna hijau bisa menjadi kawasan industri.

"Ini bisa terjadi karena lahan untuk membuka suatu kawasan industri tidak tersedia," ujarnya.

Hingga kini Kementerian ATR/BPN giat melakukan sosialisasi Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) yang merupakan amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UUCK).

Di antara lima RPP yang telah disusun oleh Kementerian ATR/BPN salah satunya adalah RPP mengenai Bank Tanah.

Selain menyusun RPP mengenai Bank Tanah, Kementerian ATR/ BPN juga menyusun RPP mengenai Penyelenggaraan Penataan Ruang, Pengadaan Tanah untuk Kepentingan Umum, Hak Pengelolaan dan Hak Atas Tanah, dan Kawasan dan Tanah Telantar serta Raperpres mengenai Organ Bank Tanah.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X