Tim Koordinasi Jabodetabek-Punjur Dibantu Project Management Office

Kompas.com - 04/12/2020, 19:00 WIB
Ilustrasi Jakarta lengang Wisnu WidiantoroIlustrasi Jakarta lengang

JAKARTA, KOMPAS.com - Peraturan Menteri (Permen) Nomor 22 Tahun 2020 tentang Tim Koordinasi Penataan Ruang kawasan Perkotaan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Puncak, dan Cianjur ( Jabodetabek-Punjur) telah ditandatangani pada 3 November 2020.

Aturan itu masuk dalam Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2020 Nomor 1326.

Selain menetapkan tugas Tim Koordinasi tentang Penataan Ruang kawasan Perkotaan Jabodetabek-Punjur, Permen 22/2020 juga mengatur tugas Tim Pelaksana dan Project Management Office ( PMO).

Kedua organisasi ini nantinya bertugas untuk membantu Tim Koordinasi dalam melaksanakan tugas yang diemban.

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan A Djalil mengatakan, skema pelaporan tugas dilakukan dalam satu pintu, baik Tim Pelaksana, PMO, maupun Ketua Kelompok Kerja.

Baca juga: Permen Tim Koordinasi Jabodetabek-Punjur Diterbitkan, Ini Tugasnya

“Tim Pelaksana, PMO, dan Ketua Kelompok Kerja memberikan laporan secara berkala setiap enam bulan atau jika diperlukan kepada Ketua Tim Koordinasi," kata Sofyan dikutip dari keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Jumat (4/12/2020).

Berdasarkan laporan tersebut, lanjut Sofyan, Ketua Tim Koordinasi memberikan laporan capaian pelaksanaan program kepada Presiden secara berkala setiap enam bulan atau jika diperlukan.

Untuk diketahui, Tim Pelaksana bertugas membantu Tim Koordinasi dalam enam hal.

  1. Menjalankan strategi dan kebijakan umum penyelenggaraan penataan ruang Kawasan Perkotaan Jabodetabek-Punjur.
  2. Melakukan pemantauan dan evaluasi efektivitas pelaksanaan strategi dan kebijakan umum, termasuk keselarasan program dan anggaran.
  3. Melaksanakan rencana aksi pelaksanaan indikasi program utama lima tahunan.
  4. Memberikan rekomendasi penyelesaian permasalahan isu strategis di Kawasan Perkotaan Jabodetabek–Punjur.
  5. Melaksanakan tugas terkait lainnya yang diberikan oleh Ketua Tim Koordinasi.
  6. Melakukan pengembangan kapasitas aparatur.

Sementara itu, PMO bertugas membantu Tim Koordinasi dan Tim Pelaksana dalam Pengelolaan Kawasan Perkotaan Jabodetabek-Punjur berupa tiga aspek penting yakni, penyelerasan program, debottlenecking/penyelesaian permasalahan, serta mengusulkan inovasi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X