Wakili Indonesia, Waskita Raih Penghargaan YII Awards 2020 di Kanada

Kompas.com - 04/12/2020, 18:22 WIB
Waskita karya Raih Penghargaan  The World Infrastructure Awards 2020 di Kanada Ardiansyah FadliWaskita karya Raih Penghargaan The World Infrastructure Awards 2020 di Kanada

JAKARTA. KOMPAS.com - PT Waskita Karya (Persero) Tbk meraih penghargaan tingkat dunia The Year in Infrastructure (YII) Special Recognition Awards 2020.

Waskita mendapat penghargaan untuk kategori Comprehensiveness in Transportation Digital Twins dari Bentley Advancing Infrastructure untuk Proyek Pembangunan Fasilitas Perkeretaapian Double Track Manggarai-Jatinegara Paket A Main Line II.

Ajang bergengsi yang diselenggarakan di Vancouver, Kanada, ini diikuti lebih dari 300 perusahaan dari 60 negara di dunia dan dilaksanakan secara daring untuk pertama kalinya.

Menurut Director of Operation II PT Waskita Karya (Persero) Tbk Bambang Rianto, penghargaan ini menjadi pemicu Waskita untuk terus memberikan yang terbaik bagi Indonesia.

"Di tengah pandemi Covid-19 ini, Waskita bisa memberikan kebanggaan bagi Indonesia dengan menerima penghargaan ini sehingga menjadi katalis bagi kita untuk terus berinovasi melalui digitalisasi konstruksi dan penerapan Building Information Modelling ( BIM)," kata Bambang Rianto dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (04/12/2020).

Baca juga: Waskita Lepas 9 Jalan Tol Senilai Rp 11 Triliun

Bambang menjelaskan Waskita menyabet penghargaan ini karena dinilai telah mengaplikasikan teknologi Bentley System pada pembangunan fly over kereta api jalur Manggarai-Jatinegara.

Project Manager PT Waskita Karya Suryo Albar menambahkan, desain untuk proyek ini dibuat dengan mengombinasikan lima perangkat lunak model OpenRail Designer, OpenBridge Modeler, Context Capture, Lumen RT, dan SYNCHRO 4D.

"Sehingga kami dapat mengukur jarak dan dimensi yang sebenarnya antara struktur yang dirancang dan struktur eksisting untuk memastikan ketepatan desain, serta membuat visualisasi dan simulasi sequence pekerjaannya” kata Suryo.

Suryo menerangkan digital twins membantun Waskita dalam membuat keputusan yang efisien.

Apalagi model BIM yang dibuat secara komprehensif, dapat mendeteksi sejak dini clash yang akan terjadi pada saat konstruksi.

Selain itu, digital twins memudahkan dalam menyampaikan alternatif hasil akhir pekerjaan akibat review desain kepada stakeholder terkait.

Waskita telah mempersiapkan data-data yang dibutuhkan selama kurang lebih dua bulan sebelum acara tersebut berlangsung.

Sebagai informasi, acara ini merupakan kompetisi global dan bergengsi di dunia konstruksi yang mempertemukan para pelaku bisnis dan profesional di bidang infrastruktur dari seluruh dunia untuk berbagi praktik inovatif dalam desain, teknik, konstruksi, operasi dan pemeliharaan infrastruktur.

Sejak 2004, penghargaan ini telah diberikan kepada lebih dari 4.000 proyek infrastruktur paling luar biasa di dunia.

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X