Kementerian ATR/BPN Peroleh Pagu Anggaran 2021 Senilai Rp 8,9 Triliun

Kompas.com - 26/11/2020, 08:23 WIB
Logo Kementerian ATR/BPN. KOMPAS.com/ERWIN HUTAPEALogo Kementerian ATR/BPN.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah telah menetapkan sejumlah anggaran belanja negara 2021 untuk Kementerian dan Lembaga (K/L).

Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun 2021 tersebut diserahkan langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara daring pada Rabu (25/11/2020).

Adapun Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memperoleh Pagu Anggaran Tahun 2021 yang telah ditetapkan sebesar Rp 8,9 triliun.

Anggaran tersebut dialokasikan untuk tiga progran besar yaitu Program Pengelolaan dan Pelayanan Pertanahan, Program Penyelenggaraan Penataan Ruang serta Program Dukungan Manajemen.

Dalam pidatonya, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa tahun 2020 adalah tahun yang sangat sulit.

Baca juga: Kejar Target Akhir November, Kementerian ATR/BPN Matangkan Juknis PTSL 2021

Menurutnya pada 2021, Indonesia masih akan menghadapi tantangan salah satunya karena dampak Covid-19 dan ketidakpastian ekonomi global.

“Kita tidak dalam kondisi normal, semua harus pindah channel ke extraordinary, agar berdampak dan memberikan daya ungkit pada pertumbuhan ekonomi,” ucap Jokowi.

Karenanya, melalui penyerahan DIPA dan Daftar Alokasi Transfer Ke Daerah dan Dana Desa sejak awal, Jokowi menginginkan agar anggaran tersebut segera direalisasikan.

“Lakukan lelang sedini mungkin, agar bisa menggerakkan ekonomi pada awal tahun 2021,” jelasnya.

"Meskipun masih dalam kondisi pandemi Covid-19, kecepatan, ketepatan, akurasi, harus tetap menjadi karakter dalam kebijakan-kebijakan kita, baik di bidang Kesehatan maupun bidang ekonomi, ini harus juga segera pulih Kembali,” lanjutnya.

Selain itu, Jokowi juga berperan agar anggaran tersebut dapat dimanfaatkan secara efektif dan tepat sasaran dan mesti dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat.

Secara umum, total keseluruhan belanja negara tahun 2021 adalah sebesar Rp 2.750,0 triliun,

Senilai Rp 1.032,0 triliun di antaranya diberikan kepada 87 K/L, yang kebijakannya diarahkan untuk melanjutkan pemulihan sosial ekonomi serta mendukung berbagai reformasi, utamanya kesehatan, pendidikan, dan perlindungan sosial.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X