Meja Kerja Kekinian, Dilengkapi Charger dan Penguat Sinyal WiFi

Kompas.com - 23/11/2020, 08:04 WIB
Cloud Table buatan studio desain asal belanda, Studio Maks, memiliki fitur istimewa. Meja unik ini memiliki pad pengisian baterai telepon nirkabel dan penguat sinyal WiFi. Meja ini dibuat untuk keperluan ruang kerja dan pertemuan di ruang pamer Ventura Lambrate. Studio MaksCloud Table buatan studio desain asal belanda, Studio Maks, memiliki fitur istimewa. Meja unik ini memiliki pad pengisian baterai telepon nirkabel dan penguat sinyal WiFi. Meja ini dibuat untuk keperluan ruang kerja dan pertemuan di ruang pamer Ventura Lambrate.

KOMPAS.com - Selalu ada cara dan kereativitas untuk membentuk membentuk meja kerja agar tak selalu terlihat membosankan.

Meja buatan studio desain asal Belanda, Studio Maks, ini misalnya. Meja ini punya bentuk dan fitur istimewa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain tampil cantik dengan bentuknya yang melengkung-lengkung, meja tersebut juga memiliki pad pengisi baterai telepon nirkabel dan penguat sinyal WiFi.

"Tujuan kami adalah untuk mendesain sebuah lingkungan di Salone di Milan yang bisa mengakomodir kebutuhan orang-orang atas interaksi sosial dan pertukaran informasi selama acara pekan desain," kata Marieke Kums, pendiri Studio Maks.

Baca juga: Tips Segarkan Ruang Kerja Selama WFH dengan Tanaman

Meja unik yang diberi nama 'Cloud Table' itu rupanya memang sengaja dibuat bagi para pengunjung ruang pamer Ventura Lambrate.

Pengunjung bisa memanfaatkannya sebagai tempat rapat, bekerja, atau sekadar duduk sejenak.

"Ada pad pengisian baterai nirkabel di permukaan meja. Jadi, pengunjung bisa mengisi baterai telepon dan tablet mereka hanya dengan menaruhnya di permukaan meja," ujar Kums.

Meja unik ini dibuat dari kayu berukuran 70 meter persegi. Meja yang melengkung-lengkung tersebut ditopang oleh kaki-kaki baja ramping.

Lengkungan meja, sekaligus penampangnya yang ramping membuat meja ini dipandang sebagai benda sensual.

Menurut Kums, permukaan meja yang seolah melayang lembut tampak begitu rapuh. Terlebih, jika dibandingkan dengan ukuran dan penampilannya.

Inilah alasan Kums menganggap meja ini sebagai objek sensual.

Tidak hanya itu. Lekukan meja memungkinkan adanya permukaan yang luas dan sempit. Pengguna meja bisa memilih ukuran permukaan yang mereka butuhkan.

Tetapi, jika datang sendiri, pengunjung bisa memilih area yang lebih "tertutup". Sementara, jika datang berkelompok, pengunjung bisa memilih bagian meja berpenampang luas.

Yang pasti, Kums menambahkan, penguat sinyal Wifi juga sudah diintegrasikan di meja ini. Asyik!



Sumber Dezeen
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.