Kompas.com - 20/11/2020, 18:00 WIB
Konsorsium WIKA (KSO WIKA) menandatangani kontrak Pelaksanaan Pembangunan Paket 1 JICA Loan IP-576 UGM, Gedung SGLC (Smart and Green Learning Center) dan ERIC (Engineering Research Innovation Center) Fakultas Teknik UGM, di Yogyakarta, Kamis (19/11) Ardiansyah Fadli Konsorsium WIKA (KSO WIKA) menandatangani kontrak Pelaksanaan Pembangunan Paket 1 JICA Loan IP-576 UGM, Gedung SGLC (Smart and Green Learning Center) dan ERIC (Engineering Research Innovation Center) Fakultas Teknik UGM, di Yogyakarta, Kamis (19/11)

 JAKARTA, KOMPAS.com - Konsorsium PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau KSO WIKA mendapat kepercayaan sebagai pelaksana Pembangunan Paket 1 JICA Loan IP-576 UGM, Gedung SGLC (Smart and Green Learning Center) dan ERIC (Engineering Research Innovation Center) Fakultas Teknik UGM, Yogyakarta.

Kontrak pelaksanaan proyek senilai Rp 218,79 miliar tersebut ditandatangani oleh
Pejabat Pembuat Komitmen atas nama Kementerian Pendidikan & Kebudayaan,
Robby Wijanarko, dan atas nama KSO WIKA Yulianto, Kamis (19/11/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Direktur Operasi III WIKA Sugeng Rochadi mengatakan bangga menjadi bagian dari pembangunan universitas kelas dunia, UGM, untuk meningkatkan kewirausahaan sosial.

"Insha Allah, proyek ini dapat selesai tepat waktu dengan kualitas yang memuaskan,” kata Sugeng dalam keterangannya, Jumat (20/11/2020).

Proyek ini ditargetkan akan rampung selama 540 hari kerja, dengan masa pemeliharaan selama 360 hari kerja.

Baca juga: Sabet Rekor Muri, Forum Engineering WIKA Dihadiri 100.000 Peserta

Adapun lingkup pekerjaan KSO WIKA meliputi struktur, arsitektur, mekanikal, elektrikal dan plumbing.

Proyek yang berlokasi di bilangan Bulak Sumur, ini merupakan tindak lanjut UGM atas Unit Pengimplementasi (Implementing Agency) sesuai dengan perjanjian pinjaman No. IP-576 Tahun 2017 antara JICA dengan Pemerintah Republik Indonesia.

Implementasi pinjaman JICA tersebut dimanfaatkan untuk pembangunan dan penyediaan sarana prasarana di kampus UGM yang tersebar di 8 fakultas.

KSO WIKA mengadopsi konsep gedung dengan teknologi peredam gempa dan IT dalam proses konstruksi, serta mengedepankan sinergi kemitraan dalam pembangunannya.

"Kami akan menerapkan teknologi peredam gempa dengan sistem viscoelastis vibration rubbers dampers pertama di Indonesia," ujar Sugeng.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.