9 Ruas Tol Baru Senilai Rp 142,51 Triliun Siap Dilelang

Kompas.com - 14/11/2020, 21:46 WIB
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) siap melakukan pelelangan (tender) sembilan ruas tol sepanjang 350 kilometer dengan total investasi Rp 142,51 triliun hingga akhir 2020. Kementerian PUPRKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) siap melakukan pelelangan (tender) sembilan ruas tol sepanjang 350 kilometer dengan total investasi Rp 142,51 triliun hingga akhir 2020.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) siap melakukan pelelangan (tender) sembilan ruas tol sepanjang 350 kilometer dengan total investasi Rp 142,51 triliun hingga akhir 2020.

Pelelang dilakukan untuk kesinambungan pembangunan infrastruktur di bidang jalan dalam rangka meningkatkan konektivitas antar wilayah.

Selain itu juga guna menyambungkan kawasan produksi dengan kawasan distribusi, membuka lapangan pekerjaan serta mengakselerasi nilai tambah bagi perekonomian rakyat.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan pembangunan jalan tol memiliki peran penting sebagai “backbone” dalam konektivitas antar wilayah dan efisiensi biaya logistik di Indonesia.

Oleh karena itu, percepatan pelaksanaan lelang sangat penting dalam mendukung pengembangan konektivitas dan aksesibilitas antar wilayah di Indonesia.

Baca juga: Tak Ingin Memangkas Bukit, Basuki Perintahkan Bangun Terowongan Tol Yogyakarta-Bawen

“Kita meyakini hanya dengan ketersediaan konektivitas yang lebih baik, maka investasi dan penciptaan lapangan kerja akan menjadi lebih baik,” kata Basuki, Jumat (13/11/2020).

Kesembilan jalan tol tersebut adalah ruas Kamal-Teluk-Naga-Rajeg sepanjang 39,20 kilometer dengan investasi Rp 18,51 triliun, Akses Patimban sepanjang 37,7 kilometer senilai Rp 6,36 triliun, dan ruas Bogor-Serpong via Parung sepanjang 31,17 kilometer dengan investasi Rp 8,95 triliun.

Selanjutnya ruas tol lain yang siap dilelang adalah ruas Sentul Selatan-Karawang Barat sepanjang 61,50 kilometer dengan investasi Rp 15,20 triliun, dan ruas Semanan-Balaraja sepanjang 32,39 kilometer senilai Rp 15,53 triliun.

Kemudian, Harbour Toll Road Semarang sepanjang 21,03 kilometer dengan investasi Rp 12,05 triliun, dan ruas Cikunir-Karawaci sepanjang 40 kilometer senilai Rp 26,15 triliun.

Berikutnya ruas Cikunir-Ulujami sepanjang 21,50 kilometer dengan nilai investasi sebesar Rp 20,05 triliun dan ruas Gilimanuk-Mengwi sepanjang 95,51 kilometer dengan investasi senilai Rp 19,71 triliun.

Baca juga: Empat Tahun Mendatang, Indonesia Punya 4.800 Kilometer Jalan Tol

Sementara dua ruas tol yang telah selesai lelang adalah Solo-Yogyakarta-NYIA
(Kulonprogo) sepanjang 93,25 kilometer dengan nilai investasi Rp 28,58 triliun dan ruas Yogyakarta-Bawen sepanjang 75,82 kilometer dengan investasi sebesar Rp 14,2 triliun.

Adapun ruas tol yang sedang dalam proses lelang yakni ruas Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap sepanjang 206,65 kilometer dengan investasi Rp 57,59 triliun.

Kementerian PUPR terus mendorong ketersediaan infrastruktur konektivitas dalam rangka mengurangi biaya logistik, memperlancar mobilitas serta meningkatkan daya saing bangsa.

Selama kurun waktu 2015-2019 total jalan tol beroperasi sepanjang 1.400 kilometer. Selama 5 tahun ke depan, Kementerian PUPR menargetkan pembangunan jalan tol sepanjang 2.500 kilometer.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X