Ini Alasan Jokowi Bagi-bagi Sertifikat Tanah Setiap Kunjungan ke Daerah

Kompas.com - 09/11/2020, 22:01 WIB
Ilustrasi sertifikat tanah KOMPAS.com/SRI LESTARIIlustrasi sertifikat tanah

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo ( Jokowi) selalu menyerahkan sertifikat tanah kepada masyarakat setiap kunjungan kerjanya ke daerah.

“Mengapa saya mesti turun bagikan sertifikat. Karena setiap saya masuk ke desa, kampung, keluhan yang masuk ke saya hampir sama, banyak tanah yang belum bersertifikat,” kata Jokowi dalam konferensi pers penyerahan sertifikat tanah secara virtual di Instana Negara, Jakarta, Senin (09/11/2020).

Jokowi menjelaskan, permasalahan tanah kerap menimbulkan sengketa antar-warga maupun antara warga dengan investor swasta.

Baca juga: Jokowi Targetkan 80 Juta Bidang Tanah Tersertifikat hingga 2025

Jokowi juga mengaku kerap menerima laporan bahwa selama ini pengurusan sertifikat sangat sulit.

"Yang masuk ke saya, ngurus sertifikat tanah itu susahnya minta ampun. Tapi nggak perlu ngomong ke saya, saya pernah ngalamin ngurusnya lama banget. Jadi enggak perlu diceritain pun, saya sudah tahu,” kata Jokowi.

Karenanya, Jokowi langsung memerintahkan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) untuk melakukan percepatan dan mempermudah pengurusan sertifikat tanah sehingga tak memakan waktu lama.

Dalam pidatonya, Jokowi juga mengingatkan masyarakat tentang pentingnya kepemilikan sertifikat sebagai bukti hak atas tanah.

"Jadi sertifikat ini sangat penting untuk mencegah timbulnya sengketa. Mencegah timbulnya konflik pertanahan. Baik individu dengan individu, atau dengan pemerintah, atau dengan perusahaan (swasta)," tuturnya.

Sertifikat tersebut juga dapat dijadikan sebagai jaminan kredit ke lembaga keuangan dalam mendapatkan pembiayaan atau modal untuk berwirausaha.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER PROPERTI] Tol Kayu Agung-Kramasan Lintasi Salah Satu Jembatan Terpanjang di Indonesia

[POPULER PROPERTI] Tol Kayu Agung-Kramasan Lintasi Salah Satu Jembatan Terpanjang di Indonesia

Berita
Metland Hadirkan Hunian Rp 900 Jutaan di Jakarta Barat

Metland Hadirkan Hunian Rp 900 Jutaan di Jakarta Barat

Perumahan
Pasca-Pandemi, Desain Rumah Sehat dan Punya Balkon Makin Diminati

Pasca-Pandemi, Desain Rumah Sehat dan Punya Balkon Makin Diminati

Arsitektur
Angka Pencari Rumah yang Menghindari Klaster Penularan Covid-19 Meningkat

Angka Pencari Rumah yang Menghindari Klaster Penularan Covid-19 Meningkat

Hunian
Tahun 2020, Anggaran Ditjen Cipta Karya Terserap Rp 14,96 Triliun

Tahun 2020, Anggaran Ditjen Cipta Karya Terserap Rp 14,96 Triliun

Berita
Rumah di CitraLand Lampung Roboh, Ciputra Siap Bertanggung Jawab

Rumah di CitraLand Lampung Roboh, Ciputra Siap Bertanggung Jawab

Berita
Usai Pandemi, 55,6 Persen Karyawan Pilih Kombinasi WFO dan WFH

Usai Pandemi, 55,6 Persen Karyawan Pilih Kombinasi WFO dan WFH

Perkantoran
Rincian Program Prioritas Cipta Karya dengan Anggaran Rp 26,56 Triliun

Rincian Program Prioritas Cipta Karya dengan Anggaran Rp 26,56 Triliun

Berita
Satu Buku untuk Satu Sertifikat Tanah Elektronik Cegah Penggandaan

Satu Buku untuk Satu Sertifikat Tanah Elektronik Cegah Penggandaan

Berita
Living World Kota Wisata, Mal Terbesar di Timur Jakarta Telan Investasi Rp 1,4 Triliun

Living World Kota Wisata, Mal Terbesar di Timur Jakarta Telan Investasi Rp 1,4 Triliun

Berita
Pasar PON Trenggalek dan Legi Ponorogo Siap Diserahkan ke Pemda

Pasar PON Trenggalek dan Legi Ponorogo Siap Diserahkan ke Pemda

Ritel
Kata Pengamat, Kekuatan Hukum Sertifikat Elektronik Sama dengan Konvensional

Kata Pengamat, Kekuatan Hukum Sertifikat Elektronik Sama dengan Konvensional

Berita
Jokowi: Tol Kayu Agung-Palembang Hemat Waktu Tempuh hingga 75 Persen

Jokowi: Tol Kayu Agung-Palembang Hemat Waktu Tempuh hingga 75 Persen

Berita
Resmi Beroperasi, Tol Kayu Agung-Kramasan Lintasi Salah Satu Jembatan Terpanjang di Indonesia

Resmi Beroperasi, Tol Kayu Agung-Kramasan Lintasi Salah Satu Jembatan Terpanjang di Indonesia

Berita
[POPULER PROPERTI] Sertifikat Tanah Elektronik Berlaku Tahun 2021

[POPULER PROPERTI] Sertifikat Tanah Elektronik Berlaku Tahun 2021

Berita
komentar
Close Ads X