Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Pasar Kondominium Stagnan, Pembeli Terpantau "Wait and See"

JAKARTA, KOMPAS.com - Pasar kondominium di Jakarta dan sekitarnya terpantau masih lemah.

Pembeli terlihat masih sangat berhati-hati dan menunggu situasi yang tepat untuk melakukan transaksi.

Kondisi ini diketahui terjadi sejak tahun 2015 di mana pasar kondominium telah tertekan dan tingkat penjualan stagnan di angka 60 persen mulai tahun 2018.

Padahal sektor ini sempat mencatatkan penjualan cukup sehat di angka 75 persen untuk seluruh produk yang ditawarkan pada tahun 2014.

Hal sama juga terjadi dari sisi produk baru yang mengalami tren penurunan dari tahun 2015. Bahkan pada kuartal-III 2022 hanya ada satu proyek yang diluncurkan dengan total 60 unit.

Beralih ke greater Jakarta atau Bodetabek yang mengalami kondisi hampir serupa dengan sentimen pasar masih belum pulih.

Penjualan rata-rata kondominium di Bodetabek berada di angka 67 persen pada kuartal III-2022.

Selama enam bulan terakhir, hanya ada satu produk dengan 1.700 unit di wilayah Tangerang yang diluncurkan.

Produk tersebut merupakan fase selanjutnya dari pengembangan eksisting yang menyasar segmen menengah.

Di sisi lain, keterjangkauan harga, reputasi pengembang, kelengkapan fasilitas dan aksesibilitas tetap menjadi pertimbangan utama para pembeli.

https://www.kompas.com/properti/read/2022/10/28/070000821/pasar-kondominium-stagnan-pembeli-terpantau-wait-and-see-

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke