Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Ada Tiang Listrik Aliran Atas di Trek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Buat Apa?

Gambaran tersebut sedikitnya telah tampak pada unggahan Instagram resmi PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) pada Jumat (13/05/2022).

"Proyek KCJB telah memulai pemasangan Listrik Aliran Atas (LAA) atau yang dalam bahasa Inggris disebut Overhead Catenary System (OCS)," tulis akun tersebut.

LAA merupakan suatu sistem yang terdiri dari gardu listrik dan jaringan listrik aliran atas.

Berfungsi menyalurkan daya listrik untuk trainset Electric Multiple Unit (EMU) maupun Comprehensive Inspection Train (CIT) atau kereta inspeksi pada KCJB.

Pemasangan tiang LAA akan dimulai dari Depo Tegalluar menuju Stasiun Halim di Jakarta. total tiang LAA yang terpasang dalam proyek KCJB akan mencapai 5.687 buah.

Jarak untuk masing-masing tiang sejauh 45-55 meter. Jarak antar tiang tersebut diukur sesuai dengan fungsi dan standar yang digunakan.

"Nah, hingga saat ini, pemasangan tiang untuk LAA telah terpasang sebanyak 106 buah," jelas akun @keretacepat_id itu.

Seperti diketahui, pada April 2022 lalu telah dimulai instalasi atau pemasangan rel Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Depo Tegaluar, Jawa Barat.

Kereta cepat ditargetkan bakal menjalani uji coba tes dinamis pada akhir 2022 mendatang.

"Diharapkan Bapak Presiden RI Joko Widodo dan Presiden Tiongkok akan bersama-sama melakukan uji coba," ujar Menhub Budi Karya Sumadi.

Sementara itu, Direktur PT KCIC Dwiyana Slamet Riyadi menambahkan, proyek KCJB ini ditargetkan selesai dan dioperasikan pada 2023.

https://www.kompas.com/properti/read/2022/05/16/151714021/ada-tiang-listrik-aliran-atas-di-trek-kereta-cepat-jakarta-bandung-buat

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke