Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Belajar dari Pembunuhan Miss Ecuador, Ini Bahaya Share Lokasi Real Time di Medsos

Kompas.com - 11/05/2024, 15:15 WIB
Miss Ecuador, Landy Parraga, dibunuh setelah unggah foto makanan di media sosial. (Instagram @landyparraga.ec)Miss Ecuador, Landy Parraga, dibunuh setelah unggah foto makanan di media sosial.
Editor Citra Narada Putri

Parapuan.co - Landy Parraga, mantan kontestan Miss Ecuador 2022, beberapa waktu lalu dikabarkan terbunuh di sebuah pusat perbelanjaan di Quevedo, Ekuador pada hari Minggu, 28 April 2024.

Melansir People via PARAPUAN, pembunuhan terjadi hanya beberapa menit setelah Parraga posting foto makanannya yang ia pesan di restoran kepada 173.000 pengikutnya di Instagram Stories. 

Diketahui bahwa pembunuhan tersebut berkaitan dengan hubungan masa lalunya bersama bos kejahatan Ekuador.

Terlepas dari alasan pembunuhan, kasus pembunuhan Miss Ecuador ini telah menunjukkan betapa berbahayanya berbagi informasi lokasi secara real-time di media sosial.

Tragedi ini menyoroti pentingnya memerhatikan keamanan online dan praktik media sosial yang bertanggung jawab, terutama bagi perempuan yang sering menjadi sasaran kejahatan.

Penting untuk diingat, berdasarkan penelitian Cyberstalking: Prevalence, Characteristics, and Impact tahun 2022, diketahui bahwa perempuan dua kali (25%) lebih mungkin mengalami pelecehan seksual secara online dibandingkan laki-laki (10%). Selain itu, perempuan juga tiga kali (26%) lebih mungkin dikuntit secara online dibandingkan laki-laki (8%).

Dan diperkirakan, 67% korban penguntitan tradisional dan cyberstalking takut dibunuh atau disakiti secara fisik, menurut data Bureau of Justice Statistics tahun 2019.

Maka dari itu, para pakar keamanan memperingatkan bahwa membagikan keberadaan kita secara real-time dapat menimbulkan konsekuensi serius, terutama bagi perempuan.

Risiko Berbagi Informasi Lokasi secara Real-Time

Baca Juga: Penyelenggaraan KUPI II Bersamaan dengan 16HAKTP, Berikut Berbagai Isu Perempuan yang Dibahas

Ada banyak risiko yang mengikuti ketika kita berbagi informasi lokasi secara real time di media sosial, yang lebih rentan dialami perempuan:

1. Lebih Rentan Jadi Sasaran Kejahatan selama Traveling

Berbagi lokasi secara real-time saat bepergian bisa menunjukkan kepada orang asing bahwa kamu tidak terbiasa dengan area tersebut dan mungkin sedang travel sendirian.

Hal ini dapat menjadikan kamu sasaran empuk pencurian, perampokan, atau bahkan hal yang lebih buruk lagi.

2. Penguntitan dan Bahaya Fisik

Berbagi lokasi real-time membuatmu rentan jadi sasaran penguntit, baik online maupun offline.  Predator dapat menggunakan informasi ini untuk melacak pergerakan Kawan Puan dan berpotensi menargetkanmu untuk dilecehkan atau diserang.

Risiko ini khususnya mengkhawatirkan bagi perempuan, yang lebih mungkin menjadi korban penguntitan dan kekerasan.

3. Pencurian Identitas dan Risiko Eksploitasi

Di tangan yang salah, data lokasi real-time yang digabungkan dengan informasi pribadi lainnya yang dibagikan secara online, dapat digunakan untuk pencurian identitas.

Baca Juga: Cyberstalking, Pelecehan dan Penguntitan Online yang Sering Disalahgunakan Warganet Sekarang Ini

Para penjahat pun dapat mengeksploitasi data lokasi untuk menargetkan individu yang rentan, terutama mereka yang sering membagikan rutinitas atau alamat rumah.

Normalisasi Delay Posting

Bahayanya berbagi informasi lokasi di media sosial secara real-time juga pernah dirasakan oleh Putri (nama samaran) beberapa tahun lalu. Putri pernah menjadi korban cyberstalking yang dilakukan oleh kenalannya pada tahun 2015.

Selama beberapa bulan ia dikuntit oleh laki-laki yang dikenalnya semasa kuliah tersebut.

"Jaman itu lagi populer posting-posting di medsos Path. Kalau jaman sekarang disebutnya FOMO (fear of missing out) kali yah, kita kan suka banget sharing-sharing lagi dimana gitu kan. Yah lagi di kantor lah, di cafe, lagi ke club mana, kita bebas aja posting di Path," ceritanya.

Namun rupanya, kebiasaan ini membuat pelaku bisa mengetahui lokasi tempat Putri berada. Menurut Putri, setiap kali ia mengunggah lokasi dimana tempat dia sedang berada, sang pelaku akan mengirim pesan melalui private message hingga WhatsApp.

"Biasanya kalau aku abis posting sesuatu, dia langsung DM atau kalau enggak digubris via WA. Dia bilang 'kamu di sini yah (nama lokasi)? Aku nyusul ke situ yah'. Jujur enggak nyaman banget berbulan-bulan digituin, padahal enggak digubris juga pesannya," ceritanya lagi.

Si pelaku bisa tiba-tiba berada di tempat Putri berada pasca ia mengunggah sesuatu di media sosial. Dan pelaku biasanya akan melakukan hal yang menurutnya menyebalkan.

"Bisa tuh dia (pelaku) tiba-tiba ada di kafe atau tempat mana yang aku lagi ada, trus pengen gabung di tongkrongan aku gitu loh. Trus dia maksa pengen nganterin aku pulang, ini ganggu banget," keluh Putri yang mengaku merasa tidak aman ketika pelaku melakukan hal tersebut.

Baca Juga: Cyberstalking Semakin Meresahkan, Ini 5 Langkah Perlindungan Media Sosial agar Lebih Aman

Bahkan, selama masa penguntitan itu terjadi, sang pelaku kerap mengaku kepada teman-teman Putri bahwa ia adalah tunangannya.

Teman-teman Putri yang tidak tahu kebenarannya pun menganggap pelaku sebagai orang yang baik dan hanya berusaha 'menjaga'-nya ketika sedang berada di luar. Padahal Putri justru merasa tidak aman berada di sekitar sang pelaku tiap kali bertemu di lokasi tempatnya berada.

Awalnya Putri tidak menyadari bahayanya berbagi informasi lokasi secara real time di media sosial, yang ternyata turut berpengaruh pada kasus penguntitan yang dialaminya. Namun kala itu, karena tren di lingkungannya menerapkan kebiasaan tersebut, membuatnya turut mengikuti arus.

Tapi penguntitan yang dialaminya beberapa kali tersebut membuatnya merasa tak aman hingga sempat takut untuk keluar rumah. 

Dari kasusnya tersebut Putri akhirnya belajar bahwa kendatipun jiwa FOMO-nya ingin segera mengunggah sesuatu secara real time di media sosial, namun insting dari pengalaman tidak menyenangkannya tersebut mengatakan 'tidak'.

"Duh kapok deh sharing-sharing real time gitu. Bukan berarti kita enggak boleh posting tempat yang kita suka ke medsos yah, tapi lebih ke posting-nya entar aja, kalau kita udah keluar dari tempat itu. Dunia enggak akan runtuh kalau kita enggak posting saat itu juga kok," sarannya.

Berdasarkan pengalamannya itu juga Putri mulai membiasakan diri untuk mengunggah sesuatu ke media sosial beberapa jam setelah ia berada di lokasi tersebut atau bahkan ketika ia sudah aman berada di rumah.

"Seharusnya kita normalisasi posting entar-entaran gitu loh. Enggak mesti saat itu kita lagi di situ, saat itu juga kita harus langsung posting. Bahayanya enggak sebanding sama jumlah views dan likes yang kita dapetin," ujarnya menambahkan.

Baca Juga: Viral di TikTok Man VS Bear, Kenapa Perempuan Memilih Beruang daripada Laki-Laki?

Dari kasus yang dialami Miss Ecuador hingga pengalaman buruk yang terjadi pada Putri seharusnya bisa membuat kita lebih waspada setiap saat.

Pengguna media sosial, khususnya perempuan, perlu menyadari potensi konsekuensi dari berbagi informasi berlebihan secara online.

Penting untuk lebih bijaksana dalam menggunakan media sosial dan mempertimbangkan apakah perlu membagikan lokasi Kawan Puan dengan orang asing secara real-time di media sosial. 

Termasuk mengambil langkah-langkah yang bisa melindungi diri kita sendiri secara online dan menciptakan lingkungan media sosial yang lebih aman bagi semua orang.

(*)

Sumber Parapuan

Terkini Lainnya

Tipis dan Powerful, Laptop AI ASUS Zenbook S13 OLED UX5304 Bisa Jadi Andalan untuk Kerja Remote

Tipis dan Powerful, Laptop AI ASUS Zenbook S13 OLED UX5304 Bisa Jadi Andalan untuk Kerja Remote

PARAPUAN
Di Dalam Secangkir Teh Hangat, Ada Peran Penting Petani Perempuan

Di Dalam Secangkir Teh Hangat, Ada Peran Penting Petani Perempuan

PARAPUAN
6 Wahana Seru di Vin Wonders Nam Hoi An Vietnam yang Wajib Kamu Coba

6 Wahana Seru di Vin Wonders Nam Hoi An Vietnam yang Wajib Kamu Coba

PARAPUAN
Trail Run dengan Pesona Alam Indah Wonosobo di Dieng Caldera Race 2024

Trail Run dengan Pesona Alam Indah Wonosobo di Dieng Caldera Race 2024

PARAPUAN
Lokasinya Strategis, Hunian Baru Cluster Ashoka dari Samara Land Resmi Dibuka

Lokasinya Strategis, Hunian Baru Cluster Ashoka dari Samara Land Resmi Dibuka

PARAPUAN
 Mau Situs E-Sport Punya Banyak Pembaca dan Terindeks di Google? Begini Tipsnya

Mau Situs E-Sport Punya Banyak Pembaca dan Terindeks di Google? Begini Tipsnya

PARAPUAN
Bigo Live Terapkan 3 Strategi untuk Jamin Keamanan dan Kenyamanan Pengguna

Bigo Live Terapkan 3 Strategi untuk Jamin Keamanan dan Kenyamanan Pengguna

PARAPUAN
Tunjang Produktivitas, ASUS Zenbook DUO (UX8406) Hadir dengan Fitur AI

Tunjang Produktivitas, ASUS Zenbook DUO (UX8406) Hadir dengan Fitur AI

PARAPUAN
Penting untuk Kesejahteraan Masa Tua, Perencana Keuangan Bagikan Tips Atur Dana Pensiun

Penting untuk Kesejahteraan Masa Tua, Perencana Keuangan Bagikan Tips Atur Dana Pensiun

PARAPUAN
Hindari Boncos, Ini Cara Cerdas Ibu Milenial Atur Keuangan Menurut Ahli

Hindari Boncos, Ini Cara Cerdas Ibu Milenial Atur Keuangan Menurut Ahli

PARAPUAN
Tingkatkan Harapan Hidup, Kenali Teknologi Terkini Pengobatan Kanker Darah

Tingkatkan Harapan Hidup, Kenali Teknologi Terkini Pengobatan Kanker Darah

PARAPUAN
Kolaborasi dengan Henny Harun, Skindoze Luncurkan HIT REWIND! Granactive Retinoid Night Serum

Kolaborasi dengan Henny Harun, Skindoze Luncurkan HIT REWIND! Granactive Retinoid Night Serum

PARAPUAN
Indonesia Resmi Jadi Tuan Rumah Kongres Intercolor Edisi Spring/Summer 2026

Indonesia Resmi Jadi Tuan Rumah Kongres Intercolor Edisi Spring/Summer 2026

PARAPUAN
Liburan Hemat! Begini Tips Booking Kamar Hotel dengan Harga Promo

Liburan Hemat! Begini Tips Booking Kamar Hotel dengan Harga Promo

PARAPUAN
Ilmuwan Perempuan Lawan Diskriminasi, Ini Sinopsis Lessons in Chemistry

Ilmuwan Perempuan Lawan Diskriminasi, Ini Sinopsis Lessons in Chemistry

PARAPUAN
Punya Mobilitas Tinggi, Pengendara Perempuan Kini Bisa Lebih Tenang Karena 10 Fitur Mitsubishi Xforce Ini

Punya Mobilitas Tinggi, Pengendara Perempuan Kini Bisa Lebih Tenang Karena 10 Fitur Mitsubishi Xforce Ini

PARAPUAN
Terasa Ringan, Ini Rekomendasi Water Based Foundation dari Brand Lokal

Terasa Ringan, Ini Rekomendasi Water Based Foundation dari Brand Lokal

PARAPUAN
Bisa Pakai Pulsa, Begini Cara Top Up Diamond Free di MiracleGaming.Store

Bisa Pakai Pulsa, Begini Cara Top Up Diamond Free di MiracleGaming.Store

PARAPUAN
Punya Banyak Manfaat, Ini Dia Keuntungan Membeli Kursi Taman Besi

Punya Banyak Manfaat, Ini Dia Keuntungan Membeli Kursi Taman Besi

PARAPUAN
Trik Dapat Tiket Pesawat Murah dengan Promo di Traveloka

Trik Dapat Tiket Pesawat Murah dengan Promo di Traveloka

PARAPUAN
Ini Alasan Iron Mascara yang Viral di TIkTok Disukai Banyak Orang

Ini Alasan Iron Mascara yang Viral di TIkTok Disukai Banyak Orang

PARAPUAN
4 Drakor Bertema Keluarga yang Cocok Ditonton, Ada The Good Bad Mother

4 Drakor Bertema Keluarga yang Cocok Ditonton, Ada The Good Bad Mother

PARAPUAN
Intip Keseruan Berwisata di Kapal Pesiar dengan Rute Internasional

Intip Keseruan Berwisata di Kapal Pesiar dengan Rute Internasional

PARAPUAN
6 Manfaat Cuka Apel untuk Kesehatan,  Viral Bantu Turunkan Berat Badan

6 Manfaat Cuka Apel untuk Kesehatan, Viral Bantu Turunkan Berat Badan

PARAPUAN
Tak Cuman Bantu Dokter, Yuk Ketahui Tugas dan Tanggung Jawab Profesi Perawat

Tak Cuman Bantu Dokter, Yuk Ketahui Tugas dan Tanggung Jawab Profesi Perawat

PARAPUAN
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com