Sikap KemenPPPA atas Tuntutan Hukuman Mati pada Tersangka Pemerkosaan Santriwati

Kompas.com - 13/01/2022, 19:28 WIB
Editor Linda Fitria

Parapuan.co - Sidang kasus kekerasan seksual terhadap belasan santriwati memasuki babak baru.

Jaksa Penuntut Umum telah memberikan tuntutan hukuman mati pada pelaku pemerkosa santriwati di Pondok Pesantren di Cibiru, Bandung.

Tuntutan yang diberikan jaksa dianggap pantas mengingat kejahatan yang telah dilakukan pelaku tergolong sangat berat.

Hal itu pun mendapat apresiasi dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga.

“Tuntutan yang diberikan kepada tersangka adalah tuntutan yang seberat-beratnya. Tidak hanya kebiri, tapi juga hukuman mati. Demikian juga pemiskinan terhadap pelaku, yang nantinya aset lelangnya ini diperuntukkan kepada korban dan anak-anaknya,” ujar Menteri Bintang di Jakarta dalam keterangannya, Rabu (12/1/2022).

Bintang berharap, tuntutan tersebut nantinya dapat dikabulkan oleh hakim.

“Mudah-mudahan nanti di pengadilan, keputusan hakim tidak jauh berbeda dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum,” tegasnya. 

Di sisi lain, Menteri Bintang juga menyampaikan apresiasi terhadap Aparat Penegak Hukum (APH) yang mengedepankan kepentingan terbaik bagi korban dalam penanganan kasus, terutama kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya dalam penanganan kasus-kasus yang terjadi belakangan ini. Sinergi dan kolaborasi APH memberikan ‘kacamata’ atau persepsi yang sama dalam suatu penanganan kasus,” tutur Bintang. 

Baca Juga: Sepanjang 2021, Ini 5 Kasus Kekerasan Seksual Paling Disorot Publik

 

Menurut Bintang, tambahan fungsi layanan rujukan akhir sebagaimana yang tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 65 Tahun 2020 Tentang Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. 

Itu membuka kesempatan yang lebih luas bagi KemenPPPA untuk melakukan koordinasi langsung dengan pemerintah daerah.

“Selain itu, kami dapat melakukan monitoring dan langsung mencarikan jalan keluar bagi permasalahan yang ada di lapangan yang selama ini kami koordinasikan dengan Kementerian/Lembaga terkait,” tutup Menteri Bintang.

Sebelumnya, Menteri PPPA telah melakukan kunjungan ke Kota Bandung pada Desember 2021 sebagai respons atas kasus pemerkosaan terhadap 13 santriwati yang dilakukan salah seorang guru di pesantren di Cibiru.

Dalam kunjungan tersebut, Bintang menemui dan melakukan dialog dengan korban dan Pemerintah Daerah serta menghadiri Rapat Koordinasi Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.

Sebelumnya, pengurus pondok pesantren di Cibiru dilaporkan telah memperkosa 13 santriwati. 

Sebagian dari korbannya sampai hamil bahkan telah melahirkan. 

Pelaku telah melakukan tindakan kejinya itu selama lima tahun, yakni sejak 2016 sampai 2021.

Pelaku adalah guru bidang keagamaan sekaligus pimpinan yayasan itu. Para korban diketahui ada yang telah melahirkan dan ada yang sedang mengandung.

Baca Juga: RUU PKS Dipangkas 85 Pasal dan Diubah Judul, Ini Kata KOMPAKS

 

(*)


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Manfaat Timun sebagai Obat Alami, Menghidrasi Kulit Salah Satunya

5 Manfaat Timun sebagai Obat Alami, Menghidrasi Kulit Salah Satunya

PARAPUAN
Agar Makeup Lebih Flawless, Kenali Perbedaan Primer, Foundation dan Concealer

Agar Makeup Lebih Flawless, Kenali Perbedaan Primer, Foundation dan Concealer

PARAPUAN
Intip Inspirasi Gaya Sambut Imlek di Tahun Macan Air dengan Warna Merah

Intip Inspirasi Gaya Sambut Imlek di Tahun Macan Air dengan Warna Merah

PARAPUAN
Berbeda Tiap Usia, Begini Panduan Mengajarkan Anak tentang Uang

Berbeda Tiap Usia, Begini Panduan Mengajarkan Anak tentang Uang

PARAPUAN
Beda Bentuk Beda Gaya, Ini 5 Gaya Eyeliner Terbaik Sesuai Bentuk Mata

Beda Bentuk Beda Gaya, Ini 5 Gaya Eyeliner Terbaik Sesuai Bentuk Mata

PARAPUAN
Sutradara Sebut All of Us Are Dead Beda dari Drama Zombie Lain

Sutradara Sebut All of Us Are Dead Beda dari Drama Zombie Lain

PARAPUAN
Selain Skincare Multifungsi, 5 Tren Kecantikan Korea Ini Akan Populer di Tahun 2022

Selain Skincare Multifungsi, 5 Tren Kecantikan Korea Ini Akan Populer di Tahun 2022

PARAPUAN
5 Tips Memasak Makanan Sehat dari Chef, Salah Satunya Kombinasi Serat

5 Tips Memasak Makanan Sehat dari Chef, Salah Satunya Kombinasi Serat

PARAPUAN
5 Ide Mix and Match Shirt Dress Pakai Hijab, Sopan dan Modis

5 Ide Mix and Match Shirt Dress Pakai Hijab, Sopan dan Modis

PARAPUAN
5 Hal yang Baiknya Dilakukan Pengantin Baru sebelum Berhubungan Seksual

5 Hal yang Baiknya Dilakukan Pengantin Baru sebelum Berhubungan Seksual

PARAPUAN
Sambut Hari Gizi Nasional, Berikut Lapangan Kerja untuk Lulusan Ilmu Gizi

Sambut Hari Gizi Nasional, Berikut Lapangan Kerja untuk Lulusan Ilmu Gizi

PARAPUAN
Akhir Drama Our Beloved Summer, Choi Ung Bakal Pergi ke Prancis?

Akhir Drama Our Beloved Summer, Choi Ung Bakal Pergi ke Prancis?

PARAPUAN
Kelopak Mata Berminyak? Lakukan 5 Hal Ini agar Makeup Lebih Tahan Lama

Kelopak Mata Berminyak? Lakukan 5 Hal Ini agar Makeup Lebih Tahan Lama

PARAPUAN
5 Alasan Belajar Online Dinilai Bisa Lebih Efektif Dibanding Tatap Muka

5 Alasan Belajar Online Dinilai Bisa Lebih Efektif Dibanding Tatap Muka

PARAPUAN
Lihat dari Tekstur dan Warna, Ini Kata Ahli Tanda Kulit Ketiak Sehat

Lihat dari Tekstur dan Warna, Ini Kata Ahli Tanda Kulit Ketiak Sehat

PARAPUAN
Ini Rekomendasi Shirt Dress dari Brand Lokal, Harga Mulai Rp 120 Ribu

Ini Rekomendasi Shirt Dress dari Brand Lokal, Harga Mulai Rp 120 Ribu

PARAPUAN
Termasuk Kekerasan pada Perempuan secara Verbal, Apa Itu Slut Shaming?

Termasuk Kekerasan pada Perempuan secara Verbal, Apa Itu Slut Shaming?

PARAPUAN
Simak 5 Tips jadi Wanita Karir yang Bahagia dan Bebas Stres, Apa Saja?

Simak 5 Tips jadi Wanita Karir yang Bahagia dan Bebas Stres, Apa Saja?

PARAPUAN
Dunia NFT Kini Jadi Tren, Berikut 5 Risiko yang Harus Diwaspadai

Dunia NFT Kini Jadi Tren, Berikut 5 Risiko yang Harus Diwaspadai

PARAPUAN
Mengenal  Deep Vein Thrombosis, Penyakit yang Rentan Menyerang Pekerja WFH

Mengenal Deep Vein Thrombosis, Penyakit yang Rentan Menyerang Pekerja WFH

PARAPUAN
Ini Sejarah Tas Ransel yang Dipakai Pelajar hingga sekadar Penunjang Gaya

Ini Sejarah Tas Ransel yang Dipakai Pelajar hingga sekadar Penunjang Gaya

PARAPUAN
4 Tanda Kakak Cemburu dengan Adiknya, Orang Tua Perlu Pahami

4 Tanda Kakak Cemburu dengan Adiknya, Orang Tua Perlu Pahami

PARAPUAN
3 Hal yang Baiknya Dipertimbangkan Sebelum Balikan dengan Mantan

3 Hal yang Baiknya Dipertimbangkan Sebelum Balikan dengan Mantan

PARAPUAN
Jangan Sembarangan, Ini Cara Make Up untuk Mata Sensitif agar Tidak Iritasi

Jangan Sembarangan, Ini Cara Make Up untuk Mata Sensitif agar Tidak Iritasi

PARAPUAN
5 Tips Mengurangi Kebiasaan Makan Terlalu Cepat, Salah Satunya Hindari Gawai

5 Tips Mengurangi Kebiasaan Makan Terlalu Cepat, Salah Satunya Hindari Gawai

PARAPUAN
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.