4 Faktor Lain yang Sebabkan Penderita PCOS Tingkatkan Risiko Covid-19

Kompas.com - 04/04/2021, 20:45 WIB
Editor Maharani Kusuma Daruwati

Parapuan.co – Beberapa faktor risiko juga mempengaruhi terinfeksinya Covid-19 pada seseorang.

Faktor risiko yang muncul ini termasuk usia, jenis kelamin, hipertensi, diabetes, dan obesitas.

Baru-baru ini, beberapa bukti dan penelitian klinis menunjukkan kemungkinan hubungan antara PCOS dan Covid-19.

Melansir dari Women’s Health, PCOS menyerang satu di antara 10 wanita pada usia subur.

Kebanyakan penderita PCOS baru mengetahui penyakitnya di usia 20-30 tahunan, ketika mereka susah hamil atau memiliki masalah untuk hamil.

Baca Juga: Ketahui Penyebab dan Tanda Bahaya Periode Menstruasi Tidak Teratur

Sindrom ovarium polikistik atau polycystic ovary syndrome (PCOS) adalah penyakit yang disebabkan gangguan hormon reproduksi .

Studi mengatakan bahwa perempuan yang menderita sindrom ovarium polikistik (PCOS) atau penyakit ovarium polikistik (PCOD) dapat meningkatkan risiko infeksi Covid-19 dibandingkan dengan perempuan tanpa PCOS.

Hubungan antara Covid-19 dan perempuan yang menderita PCOS ini dituangkan dalam European Journal Of Endocrinology.

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam European Journal Of Endocrinology, perempuan dengan PCOS memiliki risiko 28 persen lebih tinggi untuk terinfeksi Covid-19 dibandingkan dengan perempuan tanpa kondisi tersebut.

Banyak penelitian yang diterbitkan menunjukkan bahwa kasus COVID-19 yang dikonfirmasi di laboratorium lebih umum pada pria di beberapa negara dibandingkan dengan perempuan.

Meskipun penyebabnya multifaktorial, efek hormon androgen dianggap sebagai salah satu alasan utama perbedaan jenis kelamin dalam tingkat infeksi.

Androgen terutama disebut sebagai hormon laki-laki yang mengatur perkembangan dan pemeliharaan sifat-sifat laki-laki dan aktivitas reproduksinya.

Hormon ini ada pada laki-laki dan perempuan, tetapi fungsi utamanya adalah untuk menstimulasi testosteron dan androstenedion, dua dari beberapa hormon seks pria.

Baca Juga: Pembalajaraan Tatap Muka Sudah Bisa Dimulai, Jateng Siap 5 April

PCOS adalah kelainan endokrin di mana kadar androgen (hormon pria) meningkat, bukan estrogen (hormon wanita).

Hal ini menyebabkan hiperandrogenisme dan disfungsi ovarium, menyebabkan infertilitas pada beberapa pasien tanpa diagnosis dan perawatan yang tepat.

Karena hormon androgen dianggap sebagai faktor kunci risiko infeksi Covid-19, maka dapat dikatakan bahwa penderita PCOS dapat lebih terpapar penyakit tersebut, mengingat faktor lain seperti obesitas pada perempuan dengan PCOS juga dapat menjadi penyebabnya.

Selain karena hormon tersebut, ada faktor lainnya yang berkaitan dengan penderita PCOS.

Mengutip dari Boldsky, berikut faktor lain yang mempengaruhi penderita PCOS sehingga meningkatkan risiko Covid-19.

1. Kekurangan vitamin D

Penelitian menyebutkan sekitar 67-85 persen penderita PCOS mengalami defisiensi vitamin D.

Kekurangan vitamin D dapat menyebabkan disfungsi kekebalan, peningkatan sitokin inflamasi dan peningkatan risiko penyakit penyerta seperti diabetes, resistensi insulin dan obesitas, semua komplikasi untuk PCOS.

Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa kekurangan vitamin D dapat dikaitkan dengan PCOS dan peningkatan komplikasi serta angka kematian akibat Covid-19.

Baca Juga: Menstruasi Lebih Singkat? 6 Hal Ini Bisa Jadi Penyebabnya Lho!

2. Obesitas

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa segera setelah munculnya virus corona, di antara orang-orang yang berventilasi, rasio pasien obesitas tinggi, diikuti dengan peningkatan angka kematian di antara orang-orang ini.

Sekitar 38-88 persen perempuan dengan PCOS ditemukan kelebihan berat badan atau obesitas.

Kaitan erat antara obesitas, PCOS dan Covid-19 dapat disimpulkan, bahwa wanita PCOS lebih rentan terhadap Covid-19 karena kelebihan berat badan atau obesitas.

3. Usus mikrobiota

Disbiosis usus atau disfungsi mikrobiota usus dikaitkan dengan kondisi kesehatan seperti PCOS.

Perubahan komposisi mikrobioma usus dapat memengaruhi sistem kekebalan, sistem utama tubuh yang melindungi kita dari infeksi, sehingga rentan terhadap infeksi seperti COVID-19.

Penggunaan probiotik untuk menjaga keseimbangan mikrobiota usus dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh dan mencegah risiko Covid-19.

Baca Juga: Selain Stres, Ini 5 Faktor Pemicu Menstruasi Datang Lebih Awal!

4. Resistensi insulin

PCOS dikaitkan dengan gangguan metabolisme seperti resistensi insulin dan diabetes.

Insulin adalah hormon yang membantu mengatur kadar glukosa dalam tubuh, sekaligus mengendalikan metabolisme protein dan lipid.

Resistensi insulin berkembang ketika tubuh tidak merespons insulin, menyebabkan non-pemanfaatan glukosa dalam darah untuk energi, mengakibatkan peningkatan glukosa darah.

Kelebihan glukosa mulai mengganggu sel kekebalan seperti sel B, makrofag, dan sel T, yang menyebabkan penurunan fungsi kekebalan.

Disfungsi sistem kekebalan akibat resistensi insulin, yang dimulai karena PCOS akhirnya dapat menjelaskan mengapa penderita PCOS menjadi sangat terpengaruh dengan virus corona.

Resistensi insulin dapat meningkatkan produksi androgen pada wanita penderita PCOS.

Obesitas dan kelebihan berat badan dapat memperburuk resistensi insulin sehingga meningkatkan produksi androgen.

Hal ini dapat menyebabkan disfungsi sistem kekebalan karena sumbu kekebalan endokrin, yang kemudian dapat meningkatkan risiko COVID-19 pada wanita PCOS. (*)


Sumber Boldsky
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kawan Puan Wajib Tahu 6 Jenis Teknik Gaslighting yang Umum Terjadi

Kawan Puan Wajib Tahu 6 Jenis Teknik Gaslighting yang Umum Terjadi

PARAPUAN
Jerawat di Kulit Kepala Bikin Sensi? Atasi dengan 4 Bahan Alami Ini

Jerawat di Kulit Kepala Bikin Sensi? Atasi dengan 4 Bahan Alami Ini

PARAPUAN
Sensitif, Jangan Tanyakan 5 Hal Ini pada Teman yang Sudah Menikah

Sensitif, Jangan Tanyakan 5 Hal Ini pada Teman yang Sudah Menikah

PARAPUAN
Muncul Jerawat di Kulit Kepala? Tenang, Ini Cara Mengatasinya

Muncul Jerawat di Kulit Kepala? Tenang, Ini Cara Mengatasinya

PARAPUAN
Positif Covid-19 Saat Melahirkan Anak Pertama, Ini Rintihan Hati Nadya Mustika Tak Bisa Gendong Bayinya

Positif Covid-19 Saat Melahirkan Anak Pertama, Ini Rintihan Hati Nadya Mustika Tak Bisa Gendong Bayinya

PARAPUAN
Tak Seperti Rambut Lurus, Perhatikan 5 Hal Ini Saat Perawatan Rambut Keriting

Tak Seperti Rambut Lurus, Perhatikan 5 Hal Ini Saat Perawatan Rambut Keriting

PARAPUAN
Berdamai dengan Masa Lalu, Ini 5 Cara Lepaskan Semua Penyesalan

Berdamai dengan Masa Lalu, Ini 5 Cara Lepaskan Semua Penyesalan

PARAPUAN
Mudah Lemas Saat Hamil? Yuk Konsumsi 6 Makanan Ini untuk Tambah Energi

Mudah Lemas Saat Hamil? Yuk Konsumsi 6 Makanan Ini untuk Tambah Energi

PARAPUAN
Coba Aktifkan Mode Gelap pada Smartphone untuk Mengatasi Kesulitan Tidur di Malam Hari

Coba Aktifkan Mode Gelap pada Smartphone untuk Mengatasi Kesulitan Tidur di Malam Hari

PARAPUAN
Menurunkan Berat Badan Butuh Waktu Berapa Lama? Begini Kata Ahli

Menurunkan Berat Badan Butuh Waktu Berapa Lama? Begini Kata Ahli

PARAPUAN
Merasa Jenuh dan Lelah Karena Pekerjaanmu? Lakukan 5 Hal Ini!

Merasa Jenuh dan Lelah Karena Pekerjaanmu? Lakukan 5 Hal Ini!

PARAPUAN
Siapa Sangka, Ternyata Bentuk Lipstik Bisa Ungkap Sifat dan Watakmu

Siapa Sangka, Ternyata Bentuk Lipstik Bisa Ungkap Sifat dan Watakmu

PARAPUAN
Baru Saja Melahirkan, Zaskia Sungkar Sudah Rencanakan Anak Kedua

Baru Saja Melahirkan, Zaskia Sungkar Sudah Rencanakan Anak Kedua

PARAPUAN
Mau Meluruskan Rambut dengan Keratin Treatment? Cek Dulu 3 Fakta Ini

Mau Meluruskan Rambut dengan Keratin Treatment? Cek Dulu 3 Fakta Ini

PARAPUAN
Risiko Biarkan Anak Terlalu Sering Tidur dengan Baby Sitter, Yuk Cari Tahu

Risiko Biarkan Anak Terlalu Sering Tidur dengan Baby Sitter, Yuk Cari Tahu

PARAPUAN
Rutin Konsumsi Campuran Lemon dan Bawang Putih, Ampuh Atasi Kolesterol Tinggi

Rutin Konsumsi Campuran Lemon dan Bawang Putih, Ampuh Atasi Kolesterol Tinggi

PARAPUAN
Bermanfaat Juga Bagi Ibu, Ini 5 Manfaat Menyusui yang Perlu Diketahui

Bermanfaat Juga Bagi Ibu, Ini 5 Manfaat Menyusui yang Perlu Diketahui

PARAPUAN
Atiqah Hasiholan Izinkan Salma Pelihara Ayam, Ini Manfaat Punya Hewan untuk Anak

Atiqah Hasiholan Izinkan Salma Pelihara Ayam, Ini Manfaat Punya Hewan untuk Anak

PARAPUAN
Simpel dan Elegan, 5 Inspirasi Motif Kuteks Warna Hitam Ini Bisa Kamu Tiru!

Simpel dan Elegan, 5 Inspirasi Motif Kuteks Warna Hitam Ini Bisa Kamu Tiru!

PARAPUAN
Perhatikan 10 Hal Ini Sebelum dan Setelah Mendapatkan Vaksin Covid-19

Perhatikan 10 Hal Ini Sebelum dan Setelah Mendapatkan Vaksin Covid-19

PARAPUAN
Alih-alih Bahagia Justru Tertekan di Hari Ulang Tahun? Mungkin Kamu Termasuk Golongan Orang Ini!

Alih-alih Bahagia Justru Tertekan di Hari Ulang Tahun? Mungkin Kamu Termasuk Golongan Orang Ini!

PARAPUAN
Bekas Jerawat Sulit Dihilangkan? Coba Atasi dengan 4 Bahan Alami Ini

Bekas Jerawat Sulit Dihilangkan? Coba Atasi dengan 4 Bahan Alami Ini

PARAPUAN
Makanan di Restoran Mewah Porsi Sedikit kok Mahal? Ini 6 Alasannya!

Makanan di Restoran Mewah Porsi Sedikit kok Mahal? Ini 6 Alasannya!

PARAPUAN
Malang Diguncang Gempa M 6,7, Ini Langkah Darurat Gempa Bumi Saat Pandemi Covid-19

Malang Diguncang Gempa M 6,7, Ini Langkah Darurat Gempa Bumi Saat Pandemi Covid-19

PARAPUAN
Fairy Pink, Gaya Make Up Natural Pink Andalan Perempuan Berhijab

Fairy Pink, Gaya Make Up Natural Pink Andalan Perempuan Berhijab

PARAPUAN
komentar
Close Ads X