Pemerintah Targetkan "Indonesia Broadband" Terealisasi 2016

Kompas.com - 09/11/2011, 20:48 WIB
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com — Pemerintah menargetkan program "Indonesia Broadband" terealisasi pada 2016 dengan tercukupinya kebutuhan akses informasi ke semua desa di Tanah Air melalui program "Indonesia Connected" pada 2012.

"Jika semua provinsi telah terlayani program tersebut, akan dilanjutkan dengan program 'Indonesia Broadband' pada 2016 dan 'Indonesia Digital' pada 2018," kata penasihat senior Menteri Komunikasi dan Informatika, Kalamullah Ramli, di Jimbaran, Kabupaten Badung, Bali, Rabu (9/11/2011).

Pada acara "Bali Annual Telkom International Conference" (BATIC), dia mengatakan, target terkoneksinya semua desa di Indonesia tersebut akan ditempuh dengan menyediakan akses informasi.

"Selain memberikan akses informasi di desa-desa, di seluruh ibu kota kecamatan juga akan diberikan akses internet," katanya.

Sementara itu, Chief Executive Officer PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin) Ririek Adriansyah mengatakan, kegiatan konferensi tingkat internasional industri telekomunikasi ini diikuti 150 lebih eksekutif dari sekitar 62 perusahaan di sejumlah negara.

Termasuk perusahaan-perusahaan terkemuka di industri telekomunikasi dan teknologi seperti Google, Blackberry, Microsoft, Tata, Level 3 USA, China Telecom, Deutsche Telecom, Singtel, Hutchinson, dan PCCW.

"Kami sangat bangga dengan antusiasme mitra-mitra bisnis. Dukungan dan partisipasi aktif mereka dibuktikan dengan semakin banyaknya peserta yang mengikuti BATIC 2011, forum tahunan yang telah kedua kalinya kami selenggarakan ini," katanya.     

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia mengatakan, antusiasme dan respons yang tinggi ini mencerminkan pengakuan dunia bahwa Telin adalah salah satu pemain terkemuka dalam industri telekomunikasi global," katanya.

Ririek Adriansyah menambahkan, BATIC 2011 yang mengusung tema "Leveraging the Opportunity to Grow" akan digelar selama tiga hari hingga Jumat (11/11/2011).

"Hari ini diisi berbagai kegiatan konferensi dan pertemuan bilateral, sementara hari berikutnya diisi dengan kegiatan sosial," ujarnya.

Ia menjelaskan, sesi konferensi hari pertama akan membahas isu yang sedang hangat dalam industri telekomunikasi, yaitu tren arus pendapatan industri telekomunikasi masa depan.     

Pada kesempatan tersebut menghadirkan pembicara-pembicara ternama di industri, termasuk tiga pembicara utama, antara lain Kalamullah Ramli (penasihat senior Menteri Komunikasi dan Informatika), Luc Grimond (Senior Manager Accenture Communication Technology Practice Singapore), dan Indra Utoyo (Chief Information Officer) Telkom Indonesia.

Selain itu, kata dia, konferensi juga akan menggelar sejumlah diskusi panel yang membahas hal-hal seputar kedua topik tersebut di atas, serta berbagai pertemuan bilateral antarpeserta konferensi.  

Ririek lebih lanjut berharap konferensi ini dapat menjadi sebuah platform komunikasi yang tepat bagi para pelaku industri telekomunikasi global, untuk dapat bekerja sama dengan lebih erat membangun industri telekomunikasi.

"Kami harap kegiatan ini menjadi wadah bagi para pelaku industri telekomunikasi dunia untuk saling bertukar informasi dan saling memberikan data baru mengenai perkembangan terkini dunia telekomunikasi, serta gaya hidup digital dari berbagai belahan dunia." katanya.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.