Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

MotoGP Valencia: Diminta Sentuh Trofi Juara, Bagnaia Menolak dengan Tegas

Kompas.com - 04/11/2022, 14:40 WIB
Benediktus Agya Pradipta,
Ferril Dennys

Tim Redaksi

Sumber PaddockGP

KOMPAS.com - Pebalap Ducati Francesco Bagnaia selangkah lagi menuju gelar juara dunia MotoGP 2022.

Francesco Bagnaia berpeluang memastikan gelar juara dunia itu ketika tampil pada seri terakhir, MotoGP Valencia.

MotoGP Valencia 2022 dijadwalkan berlangsung di Sirkuit Ricardo Tormo, Spanyol, pada 4-5 November 2022.

Sebelum memulai perjuangan pada MotoGP Valencia 2022, Francesco Bagnaia melakukan sesi foto bersama dengan pesaing terdekat, Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha).

Baca juga: Jadwal MotoGP Valencia 2022: Penentuan Juara Dunia, Rossi Jadi Saksi

Dalam kesempatan tersebut, dia diminta untuk menyentuh trofi juara dunia MotoGP yang sangat diidam-idamkan oleh seluruh pebalap.

Namun, Francesco Bagnaia secara tegas menolak permintaan itu. Dia tidak mau menyentuh trofi sedikit pun.

Sikap Bagnaia yang tak mau menyentuh trofi juara dunia MotoGP sontak menimbulkan pertanyaan.

Beberapa pihak mengaitkan sikap Bagnaia dengan hal-hal berbau takhayul. Sang pebalap dinilai takut kehilangan trofi yang sudah di depan mata ketika menyentuhnya.

Baca juga: MotoGP Valencia 2022, Bagnaia Tak Akan Terlalu Berhati-Hati

Akan tetapi, ketika dimintai penjelasan, Bagnaia mangatakan bahwa dirinya tidak percaya dengan takhayul seperti itu.

Dia hanya ingin menghargai nama-nama juara MotoGP yang terukir di sisi luar trofi.

"Beberapa pebalap dapat mengatakan bahwa mereka memiliki nama mereka di trofi MotoGP," kata Bagnaia, dikutip dari Paddock GP.

"Jadi, Anda harus sangat menghormati trofi ini. Itu sebabnya saya tidak menyentuhnya," ujar Bagnaia.

"Saya tidak terlalu percaya takhayul," tutur Bagnaia menegaskan.

Baca juga: Bagnaia Selangkah Lagi Raih Gelar MotoGP, Kebanggaan Italia

Francesco Bagnaia semakin dekat dengan gelar juara dunia MotoGP berkat keunggulan 23 poin atas pesaing terdekatnya, Fabio Quartararo.

Pecco, sapaan akrab Bagnaia, memimpin klasemen MotoGP dengan koleksi 258 poin.

Sementara itu, Fabio Quartararo membayangi di peringkat kedua dengan torehan 235 poin.

Artinya, Bagnaia akan dipastikan menjadi juara dunia jika Fabio Quartararo gagal meraih kemenangan pada balapan MotoGP Valencia 2022.

Bagnaia juga akan memastikan gelar juara jika mampu finis di peringkat ke-14 atau lebih tinggi.

"Kami berada di posisi yang lebih baik dari Quartararo, tetapi kami harus menyelesaikan pekerjaan ini," kata Bagnaia soal peluang memastikan gelar juara dunia MotoGP 2022.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber PaddockGP

Terkini Lainnya

Persebaya Vs Bali United, Teco Minta Bali Kerja Keras

Persebaya Vs Bali United, Teco Minta Bali Kerja Keras

Liga Indonesia
Arsenal Vs Chelsea, Arteta Salut dengan Pochettino

Arsenal Vs Chelsea, Arteta Salut dengan Pochettino

Liga Inggris
Persebaya Vs Bali United, Mental Kuat Bajul Ijo

Persebaya Vs Bali United, Mental Kuat Bajul Ijo

Liga Indonesia
Klasemen Liga Italia: Inter Scudetto, Jauhi Milan dan Juventus

Klasemen Liga Italia: Inter Scudetto, Jauhi Milan dan Juventus

Liga Italia
Fakta Menarik Korsel, Lawan Timnas U23 Indonesia di Perempat Final Piala Asia U23

Fakta Menarik Korsel, Lawan Timnas U23 Indonesia di Perempat Final Piala Asia U23

Liga Indonesia
Babak Akhir Ten Hag di Man United, Disebut Tidak Ada Jalan Kembali

Babak Akhir Ten Hag di Man United, Disebut Tidak Ada Jalan Kembali

Liga Inggris
Respons Pemain Persib Usai Ikuti 'Kelas' VAR Liga 1

Respons Pemain Persib Usai Ikuti "Kelas" VAR Liga 1

Liga Indonesia
Format Baru Liga 1 Disebut Seru, Apresiasi Trofi untuk Borneo FC

Format Baru Liga 1 Disebut Seru, Apresiasi Trofi untuk Borneo FC

Liga Indonesia
Persib Dapat Sosialisasi Penerapan VAR untuk Championship Series Liga 1

Persib Dapat Sosialisasi Penerapan VAR untuk Championship Series Liga 1

Liga Indonesia
Cara AC Milan Ganggu Pesta Scudetto Inter Milan di San Siro

Cara AC Milan Ganggu Pesta Scudetto Inter Milan di San Siro

Liga Italia
Indonesia Cetak Sejarah di Piala Asia U23, Kekuatan Poros Ernando-Rizky Ridho

Indonesia Cetak Sejarah di Piala Asia U23, Kekuatan Poros Ernando-Rizky Ridho

Timnas Indonesia
Pelatih Timnas U23 Korea Terkejut dengan STY, Indonesia Lawan Sulit

Pelatih Timnas U23 Korea Terkejut dengan STY, Indonesia Lawan Sulit

Timnas Indonesia
Indonesia Vs Korea Selatan: PSSI Upayakan Nathan Tjoe-A-On Kembali

Indonesia Vs Korea Selatan: PSSI Upayakan Nathan Tjoe-A-On Kembali

Timnas Indonesia
Inter Juara Serie A, 'Demonismo', dan Karya Master Transfer Marotta

Inter Juara Serie A, "Demonismo", dan Karya Master Transfer Marotta

Liga Italia
Pengamat Australia Soal Syarat Timnas Indonesia Jadi 'Superpower' di Asia

Pengamat Australia Soal Syarat Timnas Indonesia Jadi "Superpower" di Asia

Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com