Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tari Gendang Beleq, Pengantar Perjuangan Para Pebalap MotoGP

Kompas.com - 17/03/2022, 04:00 WIB
Benediktus Agya Pradipta,
Tri Indriawati

Tim Redaksi

Laporan langsung jurnalis Kompas.com, Benediktus Agya Pradipta, dari Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

KOMPAS.com - Rombongan pebalap MotoGP yang akan berjuang dalam ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia telah tiba di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Rabu (16/3/2022) pukul 21.05 WITA.

Para pebalap MotoGP yang terdiri dari nama-nama besar seperti Joan Mir, Francesco Bagnaia, hingga Marc Marquez itu mendarat di Lombok setelah melalui perjalanan udara dari Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, dengan nomor penerbangan GA 4320.

Setibanya di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid, Marc Marquez dkk langsung disambut tarian tradisional khas Lombok, yakni Tari Gendang Beleq.

Dalam Tari Gendang Beleq ini, para penari melakukan gerakan sambil membawa dan menabuh gendang berukuran besar.

Baca juga: Pebalap MotoGP Tiba di Lombok Usai Parade di Jakarta, Marquez Jadi Magnet

Mereka melakukan Tari Gendang Beleq dengan membentuk barisan saat menyambut pebalap-pebalap MotoGP yang satu per satu keluar dari pintu kedatangan bandara.

Tari Gendang Beleq, dalam momen ini, berhasil memeriahkan kedatangan para pebalap dan kru menjelang pergelaran MotoGP di Pertamina Mandalika International Street Circuit, nama resmi Sirkuit Mandalika.

Aksi para penari Gendang Beleq itu pun tak luput dari perhatian pebalap dan para kru. Beberapa dari mereka langsung mengeluarkan handphone dan mengabadikan momen penyambutan yang menampilkan Tari Gendang Beleq tersebut.

Tari Gendang Beleq biasanya memang digunakan untuk acara penyambutan seperti ketika para pebalap MotoGP tiba di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid.

Baca juga: Pebalap MotoGP Berdatangan: Joan Mir Main Alis, Marc Marquez Jadi Pusat Perhatian

Hal itu diungkapkan oleh salah satu penari Gendang Beleq yang ditemui Kompas.com setelah prosesi penyambutan berakhir.

"Ini namanya Tari Gendang Beleq yang biasanya kami gunakan di Lombok. Ini untuk tarian penyambutan," kata salah satu penari, Lalu Bintang.

Lebih lanjut, Lalu Bintang menjelaskan bahwa Tari Gendang Beleq semula digunakan untuk mengantarkan prajurit ke medan perang.

Suasana penyambutan Pembalap MotoGP di Bandara Internasional Lombok (BIL) di Praya, Lombok Tengah, NTB, Rabu (16/3/2022). Seluruh pebalap dari 12 tim MotoGP sudah tiba di Lombok untuk mengikuti balapan MotoGP seri kedua 2022 yang akan berlangsung pada 18-20 Maret 2022 di Pertamina Mandalika International Street Circuit.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Suasana penyambutan Pembalap MotoGP di Bandara Internasional Lombok (BIL) di Praya, Lombok Tengah, NTB, Rabu (16/3/2022). Seluruh pebalap dari 12 tim MotoGP sudah tiba di Lombok untuk mengikuti balapan MotoGP seri kedua 2022 yang akan berlangsung pada 18-20 Maret 2022 di Pertamina Mandalika International Street Circuit.

Namun, kegunaan Tari Gendang Beleq mulai bergeser seiring berjalannya waktu.

"Dulu awalnya Gendang Beleq ini untuk mengantarkan prajurit berperang, tapi karena seiring berjalannya waktu, Gendang Beleq ini kami gunakan untuk penyambutan tamu atau mengantarkan tamu ke tempat tujuan," ujar Lalu Bintang.

Baca juga: Marc Marquez Sambut MotoGP Mandalika: Ini Akan Jadi Event Besar bagi Indonesia...

Jika mengingat kegunaan di masa lalu, Tari Gendang Beleq yang dilakukan untuk melepas prajurit seolah menjadi pengantar perjuangan bagi para pebalap MotoGP menjelang Pertamina Grand Prix of Indonesia.

Halaman:
Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com