Penundaan ATC 2021 di Mandalika: Sinyal Bahaya Disambut Komitmen Penyelenggara

Kompas.com - 15/11/2021, 22:00 WIB
Foto udara pekerja menyelesaikan pengecatan ornamen Pertamina Mandalika International Street Circuit di KEK Mandalika, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Jumat (5/11/2021). Pengecatan sudut trek, kerb dan tepian trek sirkuit Mandalika menggunakan tiga warna penting yakni warna merah putih yang menandakan kerb yang berfungsi sebagai pemandu pembalap di lintasan dan warna hijau yang merupakan track limit atau pembatas trek yang ketika pembalap menyentuh garis tersebut akan dikenakan penalti. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/aww. ANTARA FOTO/AHMAD SUBAIDIFoto udara pekerja menyelesaikan pengecatan ornamen Pertamina Mandalika International Street Circuit di KEK Mandalika, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Jumat (5/11/2021). Pengecatan sudut trek, kerb dan tepian trek sirkuit Mandalika menggunakan tiga warna penting yakni warna merah putih yang menandakan kerb yang berfungsi sebagai pemandu pembalap di lintasan dan warna hijau yang merupakan track limit atau pembatas trek yang ketika pembalap menyentuh garis tersebut akan dikenakan penalti. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/aww.

KOMPAS.com - Pergelaran ajang balap bertajuk Asia Talent Cup (ATC) yang rencananya berlangsung di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Minggu (14/11/2021), ditunda sampai akhir pekan ini.

Penundaan Asia Talent Cup 2021 dilaporkan terjadi karena ada faktor keselamatan yang belum terpenuhi. Hal itu menjadi sinyal bahaya dalam penyelenggaraan ajang balap internasional di Sirkuit Mandalika.

Terkait hal ini, pihak penyelenggara berkomitmen melakukan langkah persiapan yang matang demi menjamin keselamatan selama balapan.

Adapun penundaan Asia Talent Cup 2021 secara resmi diumumkan oleh pihak Dorna Sports dan Mandalika Grand Prix Association (MGPA).

Baca juga: Pelaksanaan Asia Talent Cup di Mandalika Diundur, Begini Penjelasan MGPA

Ajang Asia Talent Cup 2021 di Sirkuit Mandalika dijadwalkan menggelar empat balapan. Dua balapan di antaranya semula diagendakan berlangsung pada Minggu (14/11).

Setelah ditunda, dua balapan tersebut rencananya akan digelar bersamaan dengan dua balapan berikutnya dan ajang World Superbike (WSBK) Mandalika pada 19-21 November.

"Balapan Asia Talent Cup yang seharusnya digelar di Pertamina Mandalika International Street Circuit pada Minggu, 14 November, telah dijadwal ulang minggu depan," tulis pernyataan Dorna Sports yang diunggah di laman resmi Asia Talent Cup.

"Dorna Sports, bersama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), dapat mengonfirmasi bahwa ATC season finale akan terdiri dari empat balapan dan berlangsung dari 19 sampai 21 November, bersamaan dengan WSBK."

Baca juga: Alasan Balapan Asia Talent Cup 2021 di Mandalika Diundur Satu Pekan

Para pebalap Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) 2021Dok. ATC Para pebalap Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) 2021

Di samping pengumuman Dorna Sports, ada penjelasan dari Manajer Motorsport Astra Honda Motor, Rizky Christianto, yang mendampingi empat pebalap di ATC.

Dia menjelaskan, para pebalap telah masuk lintasan sekitar pukul 11.45 dan sudah di posisi lomba. Namun, mereka tak kunjung dilepas untuk pemanasan dan malah diminta kembali ke paddock karena ada masalah keselamatan.

"Kemudian diketahui ada masalah keselamatan, bukan di lintasan, tetapi di pendukung sirkuit, seperti marshal," ucap Rizky.

"Keselamatan menjadi yang pertama dan mungkin dinilai bisa  berpotensi berbahaya jika ada kecelakaan, maka diputuskan oleh Dorna dan MGPA untuk ditunda," kata Rizky.

Baca juga: Asia Talent Cup di Mandalika Diundur Sepekan, Gubernur NTB: Marshal Kita Belum Siap

Dalam menanggapi penundaan ini, Pimpinan Perlombaan, Dyan Dilato, mengatakan bahwa faktor keselamatan pengendara yang belum terpenuhi ada beberapa jenis, seperti sejumlah bagian lintasan yang belum bebas dari debu, pit yang belum semua siap, sampai marshal yang belum siap, baik dari sisi jumlah maupun kemampuan.

Marshal adalah petugas yang dikerahkan untuk memperlancar jalannya lomba. Mereka bertugas mengibarkan bendera jika ada insiden, mengangkat papan pengumuman, menolong pebalap yang terjatuh, sampai memadamkan kebakaran.

"Marshal kita banyak yang belum siap. Mereka malah exciting menonton pebalap, saat harus mengibarkan bendera kuning. Secara pengalaman, mereka memang belum siap," kata Dyan saat dihubungi KOMPAS di Jakarta.

"Mereka seharusnya menjalani tugas selama satu tahun sebagai marshal di kejuaraan nasional, lalu regional, baru kejuaraan dunia," ujar Dyan yang juga melatih para marshal.

Selanjutnya, Dyan mengatakan bahwa pihaknya telah berkomitmen untuk mengatasi permasalahan ini. Pihaknya disebut akan menggelar kejuaraan motor bebek lokal.

Baca juga: Jadi Faktor yang Membuat ATC 2021 di Mandalika Mundur, Apa Itu Marshal?

Pembalap Yamaha, Valentino Rossi, menyaksikan para marshal di Sirkuit Twin Ring Motegi berusaha mengangkat motornya setelah ia mengalami crash di pagelaran MotoGP Jepang 2019, Minggu (20/10/2019).TWITTER.com/MotoGP Pembalap Yamaha, Valentino Rossi, menyaksikan para marshal di Sirkuit Twin Ring Motegi berusaha mengangkat motornya setelah ia mengalami crash di pagelaran MotoGP Jepang 2019, Minggu (20/10/2019).

Sementara itu, Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI), Bambang Soesatyo, menyatakan bahwa pihaknya sebagai regulator olahraga otomatif nasional akan berupaya memenuhi aspek keselamatan di Sirkuit Mandalika.

Dia pun menjamin putaran final Asia Talent Cup yang terdiri atas empat balapan akan tetap berlangsung pada pekan depan.

"Saya bertanggung jawab sebagai Ketua Umum IMI selaku regulator yang mewakili federasi olahraga otomotif dunia di Indonesia," kata Bamsoet, sapaan akrab Bambang Soesatyo, dikutip dari Antara News.

"Kami akan segera memenuhi kelengkapan aspek keselamatan sesuai dengan peraturan yang dikeluarkan FIM," tutur Bamsoet.

Baca juga: Warga Rela Naik ke Atas Bukit untuk Nonton Asia Talent Cup di Sirkuit Mandalika Gratis

Bamsoet menjelaskan sesuai peraturan FIM, seharusnya terdapat setidaknya delapan orang marshal di setiap pos.

"Inilah yang akan kami lengkapi," ujar Bamsoet. 

Penyelenggara balap motor tingkat nasional dan internasional, Faryd Sungkar, kemudian menegaskan, masalah kualitas dan jumlah marshal tidak bisa disepelekan karena dapat memicu kecelakaan fatal. 

"Marshal harus tahu dan mempraktikkan tugas mereka secara detail secara terus menerus. Jika lima hari lagi lomba besar dan marshal belum siap, ini sangat berbahaya," kata Faryd yang pernah memimpin lomba GP 500 dan SBK pada 1994-1997 di Sirkuit Sentul.

"Jika terjadi kecelakaan fatal karena marshal yang lalai, tercoreng nama bangsa kita," tutur Faryd menjelaskan.

Baca juga: Cerita Warga Nonton Asia Talent Cup di Sirkuit Mandalika Tanpa Tiket, Naik Truk hingga Panjat Bukit

Menurut Faryd, untuk mengatasi masalah marshal, panitia perlu mendatangkan para chief marshal dari setiap bagian, dari Sirkuit Sentul dan Sirkuit Sepang, guna memimpin, mengawasi, dan meningkatkan kualitas marshal lokal.

Setelah menggelar WSBK, pengelola Sirkuit Mandalika juga harus melatih para marshal dengan intensif untuk menyambut ajang MotoGP.

"Jangan sampai sirkuit yang begitu bagus ternoda oleh kualitas marshal yang buruk. Indonesia bisa kehilangan kepercayaan dunia balap internasional jika hal itu terjadi," ucap Faryd. (ISMAIL ZAKARIA/AGUNG SETYAHADI/EMILIUS CAESAR ALEXEY)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang

Video Pilihan

Sumber Antara News,
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kontrak Hendry Saputra Dikabarkan Tidak Diperpanjang PBSI

Kontrak Hendry Saputra Dikabarkan Tidak Diperpanjang PBSI

Badminton
Hasil dan Klasemen Liga Italia: AC Milan Tumbang, Fiorentina Pesta 6 Gol

Hasil dan Klasemen Liga Italia: AC Milan Tumbang, Fiorentina Pesta 6 Gol

Liga Italia
Profil Timnas Putri Australia: Dipenuhi Pemain Label Eropa, Lawan Indonesia di Piala Asia Wanita 2022

Profil Timnas Putri Australia: Dipenuhi Pemain Label Eropa, Lawan Indonesia di Piala Asia Wanita 2022

Sports
Ternyata Ini Alasan Semua Pemain Asing Arema FC Menghilang Saat Lawan PSIS Semarang

Ternyata Ini Alasan Semua Pemain Asing Arema FC Menghilang Saat Lawan PSIS Semarang

Liga Indonesia
Emosi hingga Banting Botol, Widodo C Putro: 1.000 Persen Penalti!

Emosi hingga Banting Botol, Widodo C Putro: 1.000 Persen Penalti!

Liga Indonesia
Klasemen Liga 1: Arema FC Tetap di Puncak, Bali United Lewati Persib

Klasemen Liga 1: Arema FC Tetap di Puncak, Bali United Lewati Persib

Liga Indonesia
Kata Ronaldo Usai Raih Penghargaan Spesial FIFA: Puncak Pencapaian Individu!

Kata Ronaldo Usai Raih Penghargaan Spesial FIFA: Puncak Pencapaian Individu!

Internasional
Riuh Pernyataan Haruna Soemitro: Kritik untuk STY, Niat Sampaikan Aspirasi Disusul Klarifikasi

Riuh Pernyataan Haruna Soemitro: Kritik untuk STY, Niat Sampaikan Aspirasi Disusul Klarifikasi

Liga Indonesia
Timnas Gabon Pulangkan Aubameyang ke Arsenal karena Masalah Jantung

Timnas Gabon Pulangkan Aubameyang ke Arsenal karena Masalah Jantung

Liga Inggris
Usai Australian Open, Novak Djokovic Terancam Tak Bisa Tampil di French Open

Usai Australian Open, Novak Djokovic Terancam Tak Bisa Tampil di French Open

Sports
Daftar Pemenang FIFA Awards 2021: Lewandowski Pemain Terbaik, Ronaldo...

Daftar Pemenang FIFA Awards 2021: Lewandowski Pemain Terbaik, Ronaldo...

Internasional
Daftar Peraih Puskas Award sejak 2009, Erik Lamela Terbaru

Daftar Peraih Puskas Award sejak 2009, Erik Lamela Terbaru

Sports
Robert Lewandowski Raih Pemain Terbaik FIFA 2021, Ronaldo Sabet Gelar Spesial

Robert Lewandowski Raih Pemain Terbaik FIFA 2021, Ronaldo Sabet Gelar Spesial

Internasional
Hasil AC Milan Vs Spezia 1-2: Rossoneri Kalah Dramatis, Gagal Kudeta Inter

Hasil AC Milan Vs Spezia 1-2: Rossoneri Kalah Dramatis, Gagal Kudeta Inter

Liga Italia
Persiapkan Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022, China Sempat Buat Salju Buatan

Persiapkan Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022, China Sempat Buat Salju Buatan

Sports
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.