Belum Raih Podium Ke-200 di MotoGP, Valentino Rossi Diminta Jangan Pensiun Dulu

Kompas.com - 08/01/2021, 07:20 WIB
Ritual Valentino Rossi. (Photo by JEAN-FRANCOIS MONIER / AFP) JEAN-FRANCOIS MONIERRitual Valentino Rossi. (Photo by JEAN-FRANCOIS MONIER / AFP)

KOMPAS.com -  Valentino Rossi diharapkan tidak pensiun dalam waktu dekat karena dia belum meraih podiumnya yang ke-200 di kelas MotoGP.

Valentino Rossi memulai debut di kelas utama MotoGP pada 2000, yang saat itu masih bernama GP500.

Sejak saat itu, Rossi terus menorehkan prestasi hingga tujuh gelar juara dunia di kelas premier berhasil direbutnya.

Namun, ada satu yang masih mengganjal di benak Rossi. The Doctor masih belum bisa mencapai podium ke-200.

Baca juga: Pendapat Valentino Rossi soal Daftar Pebalap Yamaha pada MotoGP 2021

Sejauh ini, pebalap yang identik dengan nomor 46 itu sudah 199 kali naik podium.

Podium terakhirnya diraih Rossi pada race MotoGP Andalusia 2020. Saat itu Rossi finis di peringkat ketiga.

Kesempatan Rossi untuk menggenapkan jumlah podiumnya di kelas utama semakin sempit karena faktor usia.

Rossi kini sudah 41 tahun dan sudah tidak seperti dulu. Dia kini mulai kalah saing dengan para rider muda yang lebih kencang.

Baca juga: Valentino Rossi Ungkap Permasalahan Mesin Yamaha

Meski bisa dibilang sudah mulai habis, Rossi diharapkan tidak pensiun dalam waktu dekat.

Sebab, sang juara dunia MotoGP 2020, Joan Mir ( Suzuki Ecstar), masih ingin melihat Rossi merayakan podium ke-200-nya.

Halaman:

Sumber PaddockGP
Rekomendasi untuk anda
LIGA INDONESIA
PS Sleman Lepas Batata
PS Sleman Lepas Batata
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X