Dovizioso Sebut Dua Faktor Penyebab Joan Mir Juara MotoGP 2020

Kompas.com - 17/12/2020, 22:18 WIB
Joan Mir saat berlaga di MotoGP Valencia. (Photo by LLUIS GENE / AFP) LLUIS GENEJoan Mir saat berlaga di MotoGP Valencia. (Photo by LLUIS GENE / AFP)

 

KOMPAS.com - Mantan pebalap Ducati, Andrea Dovizioso, melihat ada dua faktor penting yang membuat Joan Mir sukses menjuarai MotoGP 2020.

Menurut Desmodovi, julukan Dovizioso, rivalnya tersebut menjadi juara MotoGP 2020 berkat bakat alaminya yang sangat hebat dipadukan dengan dukungan luar biasa dari Suzuki.

Hal itu pun membuat Dovizioso tidak kaget dengan pencapaian rider muda asal Spanyol tersebut meski pada musim sebelumnya Joan Mir tidak pernah finish di posisi terdepan.

“Saya menyoroti dua aspek khusus perihal kesuksesan Joan Mir," kata Dovizioso seperti dilansir dari Speedweek, Kamis (17/12/2020).

"Pertama, Mir memiliki bakat yang mana semua orang sudah tahu karena dia telah memenangkan Kejuaraan Dunia," ungkapnya.

Baca juga: Mengingat Jawaban Dovizioso Soal Rumor Gantikan Marc Marquez

"Kedua, Suzuki menunjukkan bahwa Anda bisa memenangkan gelar dengan mengerjakan hal-hal mendasar yang sering terabaikan," lanjut rider asal Italia itu.

"Akan tetapi, dengan mengerjakan pekerjaan tersebut secara baik, Anda tidak memerlukan hal yang istimewa."

"Cukup dengan membalap konstan dan kompetitif. Terbukti karena kedua pebalap Suzuki telah melakukannya dengan sangat baik sepanjang tahun ini," tambahnya.

"Saya tidak akan menjelaskan secara detail. Namun, sebenarnya cukup jelas, jika Anda melihat sedikit tentang cara kerja sepeda motor berbeda, menurut saya Suzuki adalah motor paling sederhana secara keseluruhan."

Baca juga: Jelang MotoGP 2021, Joan Mir Tak Sabar Menghadapi Marc Marquez

Selain memberikan analisis terkait kesuksesan Joan Mir, pemenang balapan MotoGP sebanyak 15 kali itu juga buka suara mengenai kegagalan dirinya sendiri juara musim lalu di saat rival terbesar Dovi selama beberapa tahun terakhir, Marc Marquez absen.

"Ya, itu adalah tahun yang tidak dapat diprediksi dalam banyak hal," kata runner up MotoGP 2017, 2018, dan 2019 itu.

"Akan tetapi, sejujurnya saya tidak menghubungkan kesuksesannya dengan musim di mana saya meraih runner-up."

"Mungkin berdampak kecil. Namun, bagi saya itu bukan penjelasan untuk hasil ini," ungkap rider 34 tahu itu.

"Joan Mir telah menunjukkan bahwa dia memiliki bakat khusus sejak di Moto3. Kemudian di Moto2, meski tidak menang, ia dengan cepat dipromosikan ke MotoGP."

Baca juga: Joan Mir: Performa Suzuki Harus Meningkat jika Ingin Melawan Marc Marquez

"Dia adalah salah satu dari banyak orang yang memiliki sesuatu berbeda," tandas Andrea Dovizioso.

Dovizioso sendiri mengakhiri Kejuaraan Dunia MotoGP 2020 di posisi keempat dengan raihan 135 poin.

Hasil itu membuatnya tak mendapatkan perpanjangan kontrak dengan Ducati.

Sejauh ini Desmodovi pun sedang menikmati cuti menyusul belum adanya kabar tawaran dari tim mana pun jelang MotoGP 2021.


Sumber Speedweek
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X