Resmi, Cal Crutchlow Gantikan Jorge Lorenzo sebagai Pebalap Penguji Yamaha

Kompas.com - 13/11/2020, 19:06 WIB
Pebalap LCR Honda Castrol, Cal Crutchlow, merayakan keberhasilannya naik podium pada MotoGP Qatar 2019 di Sirkuit Losail, 10 Maret 2019. AFP/KARIM JAAFARPebalap LCR Honda Castrol, Cal Crutchlow, merayakan keberhasilannya naik podium pada MotoGP Qatar 2019 di Sirkuit Losail, 10 Maret 2019.

KOMPAS.com - Yamaha resmi memperkenalkan Cal Crutchlow sebagai pebalap penguji mereka pada MotoGP 2021.

Hal tersebut dikonfirmasi melalui pernyataan MotoGP di laman resmi mereka pada Jumat (13/11/2020).

Cal Crutchlow sendiri akan mengisi posisi  Jorge Lorenzo yang kontraknya tak diperpanjang Yamaha.

Crutchlow akan memulai petualangannya sebagai pebalap penguji pada shakedown test di Sepang, Malaysia, 7 Februari 2021.

Baca juga: Soal Kriteria Pebalap Penguji Yamaha, Fabio Quartararo Sindir Lorenzo

Dia akan mengambil bagian dalam tes IRTA dan tes privat Yamaha untuk mengembangkan motor YZR-M1.

Pebalap asal Inggris itu juga akan disiapkan sebagai cadangan ketika salah satu rider Yamaha tidak bisa turun ke lintasan balap karena cedera.

Keputusan Yamaha merekrut Cal Crutchlow sebagai pebalap penguji didasarkan pada pengalaman sang rider.

Pebalap berusia 35 tahun itu merupakan pemenang kejuaraan dunia Supersport 2009 bersama Yamaha sebelum tampil pada World Superbike (WSBK) pada tahun berikutnya.

Dalam ajang World Superbike, Cruthclow mengantongi 10 podium dengan tiga kemenangan yang membuatnya finis di peringkat kelima pada klasemen akhir.

Cal Crutchlow lalu naik kelas ke MotoGP pada 2011 dan membela tim satelit Yamaha Tech3. Dia kini sudah memperkuat tiga tim berbeda yakni Yamaha, Ducati, dan Honda.

Baca juga: Jelang MotoGP Valencia, Joan Mir: Kesuksesan Suzuki Hasil Kerja Bertahun-tahun

Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis, menyambut baik kehadiran Cal Crutchlow di garasi mereka.

"Pertama, saya ingin menguncapkan selamat datang kembali kepada Cal. Saya masih ingat kunjungan pertama Cal ke YMR sebagai juara dunia Supersport," kata Lin Jarvis.

"Setelah pindah ke Superbike, dia lalu ingin menghabiskan tiga musim bersama kami di tim Monster Energy Yamaha Tech3 sebelum menghabiskan tuuh tahunnya bersama dua pesaing utama kami."

"Pengalaman tersebut pasti akan sangat bermanfaat bagi kami ketika kami berusaha untuk mengembangkan motor YZR-M1," ujar Lin Jarvis menambahkan.


Sumber MotoGP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X