Menurut Lorenzo, Ini Syaratnya agar Marquez Tak Mendominasi di MotoGP

Kompas.com - 27/06/2020, 23:20 WIB
Marc Marquez perpanjang kontrak dengan Honda hingga akhir 2024. (Photo by PIERRE-PHILIPPE MARCOU / AFP) PIERRE-PHILIPPE MARCOUMarc Marquez perpanjang kontrak dengan Honda hingga akhir 2024. (Photo by PIERRE-PHILIPPE MARCOU / AFP)

KOMPAS.com - Mantan pebalap MotoGP, Jorge Lorenzo, mempunyai pendapat agar Marc Marquez tak mendominasi di MotoGP.

Hal itu diungkapkan Lorenzo dalam wawancaranya bersama MotoGP.com baru-baru ini.

Lorenzo menjagokan Marc Marquez untuk kembali meraih gelar juara MotoGP.

Baca juga: MotoGP Digelar Terbatas, Marc Marquez Tetap Jadi Juaranya

Lorenzo memandang Marquez sebagai pebalap yang superior dan sulit dikalahkan.

Marquez langsung menjadi pebalap nomor satu di MotoGP sejak debut pada 2013.

Sejak saat itu hingga kini, Marquez hanya satu kali gagal menjadi kampiun.

Satu-satunya kegagalan pebalap berjulukan The Baby Alien itu terjadi pada musim 2015.

"Hanya satu tahun dia tidak juara karena pada saat itu sayalah yang menjadi juara dunia," ujar Lorenzo, dilansir dari BolaSport.

"Bisa dibilang bahwa dia seperti Toni Bou (juara dunia motor trail) di MotoGP. Dia lebih superior daripada pebalap lain dan sulit untuk dikalahkan."

"Namun semua bisa berubah. Tidak seperti motor trail, bagaimanapun, motor lebih penting di MotoGP," ucap Lorenzo.

Halaman:

Sumber BolaSport
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fabio Quartararo: KTM Penantang Gelar Juara Dunia MotoGP 2020

Fabio Quartararo: KTM Penantang Gelar Juara Dunia MotoGP 2020

Motogp
Hasil FP1 MotoGP Austria - Pebalap KTM Tercepat, Rossi Mentok di Peringkat Ke-13

Hasil FP1 MotoGP Austria - Pebalap KTM Tercepat, Rossi Mentok di Peringkat Ke-13

Motogp
Manchester United Perlu Juara Liga Europa demi Tingkatkan Mentalitas

Manchester United Perlu Juara Liga Europa demi Tingkatkan Mentalitas

Liga Indonesia
Berkat Aksi 'Solo Run', Son Raih Penghargaan Gol Terbaik Premier League

Berkat Aksi "Solo Run", Son Raih Penghargaan Gol Terbaik Premier League

Liga Inggris
Barcelona Vs Bayern, Thomas Mueller Punya Cara Hentikan Lionel Messi

Barcelona Vs Bayern, Thomas Mueller Punya Cara Hentikan Lionel Messi

Liga Champions
MotoGP Austria 2020, Valentino Rossi Sebut KTM Punya Potensi Juara Dunia

MotoGP Austria 2020, Valentino Rossi Sebut KTM Punya Potensi Juara Dunia

Motogp
Usai Pensiun, Manny Pacquiao Siap Nyapres di Filipina

Usai Pensiun, Manny Pacquiao Siap Nyapres di Filipina

Sports
Link Live Streaming Barcelona Vs Bayern, Vidal Respons Komentar Legenda Die Roten

Link Live Streaming Barcelona Vs Bayern, Vidal Respons Komentar Legenda Die Roten

Liga Champions
Indonesia Masih Kalah dari 3 Negara Ini pada Piala Uber 2020

Indonesia Masih Kalah dari 3 Negara Ini pada Piala Uber 2020

Badminton
Yuk, Ikutan Lomba Lari di Even Virtual Experience Sport

Yuk, Ikutan Lomba Lari di Even Virtual Experience Sport

Sports
Mesut Oezil Ogah Dipaksa Meninggalkan Arsenal

Mesut Oezil Ogah Dipaksa Meninggalkan Arsenal

Liga Inggris
Liga Champions 2020, Barcelona atau Bayern Muenchen Dikepung Calon Juara Baru

Liga Champions 2020, Barcelona atau Bayern Muenchen Dikepung Calon Juara Baru

Liga Champions
Tidak Ada Degradasi, Arema FC Pasang Kriteria Khusus untuk Calon Pelatih Baru

Tidak Ada Degradasi, Arema FC Pasang Kriteria Khusus untuk Calon Pelatih Baru

Liga Indonesia
Barcelona Vs Bayern, Die Roten Punya Senjata Penghenti Messi

Barcelona Vs Bayern, Die Roten Punya Senjata Penghenti Messi

Liga Champions
Arsene Wenger Tolak Tawaran Melatih Barcelona meski Sebatas Negosiasi

Arsene Wenger Tolak Tawaran Melatih Barcelona meski Sebatas Negosiasi

Liga Indonesia
komentar
Close Ads X