Kompas.com - 04/06/2020, 14:20 WIB
Valentino Rossi memamerkan helm spesial yang ia kenakan pada GP San Marino di World Circuit Marco Simoncelli, 14 September 2019. AFP/NURPHOTO/ANDREA DIODATOValentino Rossi memamerkan helm spesial yang ia kenakan pada GP San Marino di World Circuit Marco Simoncelli, 14 September 2019.

KOMPAS.com - Valentino Rossi mengungkapkan pilihannya bergabung dengan Yamaha pada 2004 adalah sebuah keputusan yang gila. 

Sebelum bergabung ke Yamaha, Rossi lebih dulu mengarungi balapan bersama Repsol Honda

Bersama Repsol Honda, pebalap yang dijuluki The Doctor itu sedianya sudah merasakan beberapa gelar juara.

Meski demikian, tiga gelar juara dunia yang dia raih saat membela Repsol Honda tak serta merta membuat Rossi enggan mencari tantangan baru.

Baca juga: Rossi Tegaskan 2021 Tak Akan Menjadi Tur Perpisahannya di MotoGP

"Saya telah membuat pilihan yang gila pada saat itu," kata Valentino Rossi seperti dikutip BolaSport dari Tuttomotoriweb.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Keputusannya menjadi perbincangan karena pada saat itu Yamaha dinilai tidak lebih baik dari Repsol Honda dari sisi teknis maupun non-teknis.

Valentino Rossi mengumpamakan keputusannya itu seperti pebalap F1 yang pindah dari tim sekelas Mercedes ke McLaren.

"Jika dilihat sekarang, keputusan itu seolah-olah Lewis Hamilton meninggalkan Mercedes demi McLaren," ujar The Doctor. 

Rossi juga menuturkan bahwa Honda sendiri tidak percaya jika dia mengabaikan perpanjangan kontrak dan menjalin kesepakatan dengan Yamaha.

"Honda juga tidak percaya, ketika mereka (Honda) menyadari bahwa saya tidak menandatangani kontrak baru," tutur Valentino Rossi menambahkan.

Baca juga: Legenda MotoGP Sebut Pebalap Ini seperti Tuhan

Halaman:

Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.