Valentino Rossi Bicara Soal Virus Corona dan Target di Masa Depan

Kompas.com - 22/03/2020, 15:20 WIB
Valentino Rossi Foto: AutosportValentino Rossi

KOMPAS.com - Ditundanya gelaran MotoGP 2020 akibat pandemi virus corona membuat Valentino Rossi harus menunggu lebih lama untuk kembali beraksi di lintasan balap.

Menurut Rossi, situasi saat ini memang sangat sulit. Terlebih, Italia yang merupakan negara asal Rossi menjadi negara dengan kasus corona ( COVID-19) terbesar di Eropa.

Bahkan, pada Senin (9/3/2020), Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte mengumumkan adanya lockdown (penutupan) dalam upaya memerangi virus corona.

Penutupan tersebut bakal berlangsung hingga 3 April, meliputi larangan berkumpul di tempat umum hingga tidak diperbolehkan upacara pemakaman.

Baca juga: Valentino Rossi Terapkan Aturan Baru di Akademi Balapnya Demi Hindari Virus Corona

"Situasinya sangat sulit, sesuatu yang tidak pernah kita rasakan sebelumnya," ungkap Rossi, seperti dikutip dari La Gazzetta dello Sport.

"Banyak orang sakit di daerah ini. Kami semua memberikan dukungan untuk mereka yang sakit, terutama bagi mereka yang berada di Bergamo dan Brescia," kata Rossi menambahkan.

"Saya tahu bahwa situasinya sangat sulit," ucap pemilik sembilan gelar juara dunia di semua kelas tersebut.

Meski mengakui situasi saat ini sangat sulit, Rossi berharap balapan MotoGP musim 2020 tetap bisa digelar.

"Sekarang semuanya telah meledak dan kita harus melihat kapan bisa memulainya lagi," tutur Rossi.

Baca juga: Kesan Valentino Rossi soal Perkembangan Teknologi Motor MotoGP

"Jika kejuaraan sepak bola Eropa dibatalkan, saya percaya bahwa sebelum Juli akan sulit untuk menggelar balapan," imbuh pebalap kelahiran Urbino tersebut.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X