Justika
Platform Konsultasi Hukum

Justika adalah platform konsultasi hukum via online dengan puluhan konsultan hukum profesional dan berpengalaman.

Per-Oktober 2021, lebih dari 19.000 masalah hukum di berbagai bidang hukum telah dikonsultasikan bersama Justika.

Justika memudahkan pengguna agar dapat menanyakan masalah hukum melalui fitur chat kapan pun dan di mana pun.

Justika tidak hanya melayani konsultasi hukum, namun di semua fase kebutuhan layanan hukum, mulai dari pembuatan dokumen hingga pendampingan hukum.

Untuk informasi selengkapnya, kunjungi situs justika di www.justika.com atau tanya Admin Justika melalui email halo@justika.info atau Whatsapp di 0821 3000 7093.

Apakah Karyawan Resign Berhak Dapat Pesangon?

Kompas.com - 14/12/2021, 06:00 WIB
Alasan resign atau berhenti kerja sangat penting untuk dipertimbangkan sebelum benar-benar memutuskan untuk berhenti dari tempat bekerja saat ini. SHUTTERSTOCKAlasan resign atau berhenti kerja sangat penting untuk dipertimbangkan sebelum benar-benar memutuskan untuk berhenti dari tempat bekerja saat ini.
Konsultasi Hukum

Kupas tuntas dan jelas perkara hukum

Ajukan pertanyaan tanpa ragu di konsultasi hukum Kompas.com

Penulis Justika
|

Oleh: Cesar Resha

Kerap terjadi, pekerja yang telah bekerja dalam waktu lama mengajukan resign kepada perusahaan atas dasar mendapatkan kesempatan kerja yang lebih baik atau ingin berwirausaha.

Pertanyaan yang sering diajukan, apakah pekerja yang resign memiliki hak atas pesangon atau terdapat ketentuan lain sehingga seorang pekerja berhak atas pesangon?

Mengundurkan diri (resign) atas kemauan sendiri dari suatu perusahaan tempat bekerja adalah hak pekerja.

Namun, ada aturan seorang pekerja ketika mengundurkan diri dari tempatnya bekerja.

Pasal 36 huruf (i) Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2021 tentang Perjanjian Kerja Waktu Tertentu, Alih Daya, Waktu Kerja dan Waktu Istirahat, dan Pemutusan Hubungan Kerja, menyatakan:

"Pekerja/Buruh mengundurkan diri atas kemauan sendiri dan harus memenuhi syarat:

  1. Mengajukan permohonan pengunduran diri secara tertulis selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari sebelum tanggal mulai pengunduran diri;
  2. Tidak terikat dalam ikatan dinas; dan
  3. Tetap melaksanakan kewajibannya sampai tanggal mulai pengunduran diri."

Berdasarkan Pasal 36 huruf (i) PP No. 35 Tahun 2021 di atas, jelas dinyatakan syarat yang harus dipenuhi apabila pekerja ingin mengajukan resign.

Baca juga: Rekening Diblokir Bank Secara Sepihak, Apa yang Harus Dilakukan Nasabah?

Dalam Pasal 50 PP tersebut menyatakan:

"Pekerja/Buruh yang mengundurkan diri atas kemauan sendiri dan memenuhi syarat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 36 huruf i, berhak atas:

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.