Justika
Platform Konsultasi Hukum

Justika adalah platform konsultasi hukum via online dengan puluhan konsultan hukum profesional dan berpengalaman.

Per-Oktober 2021, lebih dari 19.000 masalah hukum di berbagai bidang hukum telah dikonsultasikan bersama Justika.

Justika memudahkan pengguna agar dapat menanyakan masalah hukum melalui fitur chat kapan pun dan di mana pun.

Justika tidak hanya melayani konsultasi hukum, namun di semua fase kebutuhan layanan hukum, mulai dari pembuatan dokumen hingga pendampingan hukum.

Untuk informasi selengkapnya, kunjungi situs justika di www.justika.com atau tanya Admin Justika melalui email halo@justika.info atau Whatsapp di 0821 3000 7093.

Sopir Truk Tabrak Remaja yang Hadang Demi Konten Medsos, Apakah Bisa Dipidana?

Kompas.com - 10/11/2021, 06:00 WIB
Ilustrasi kecelakaan. SHUTTERSTOCKIlustrasi kecelakaan.
Penulis Justika
|

Apakah sopir dapat dipidana karena menabrak orang yang membuat konten medsos berbahaya dengan mendekatkan tubuh korban (konten kreator) ke kendaraan yang sedang melaju?

Kejadian ini kerap berulang dengan pola remaja-remaja berusaha mendekatkan tubuh ke truk saat membuat konten medsos. Bahkan, tidak sedikit yang berakhir tewas.

Oleh: Putu Bravo Timothy

Mengenai pertanggungjawaban sopir yang menabrak orang yang sengaja mendekatkan tubuhnya ke truk yang sedang melaju, perlu dilihat dahulu apakah sopir mematuhi peraturan-peraturan mengemudi.

Hal itu untuk memastikan apakah ada kelalaian atau tidak pada sopir tersebut dalam melaksanakan pekerjaannya.

Pengemudi yang karena kealpaannya menyebabkan luka-luka serta orang meninggal bisa dijerat pidana Pasal 359 dan Pasal 360 KUHP.

Seorang sopir karena kealpaannya bisa menanggung pertanggungjawaban pidana. Namun hal ini harus melihat situasi dan kondisi yang terjadi pada saat kejadian berlangsung.

Kecelakaan di jalan raya juga sering terjadi akibat kealpaan sopir.

Baca juga: Polisi Tidak Bisa Asal Memaksa Periksa Handphone Warga di Jalan, Simak Ulasannya

Dalam hal pertanggugjawaban pidana, mengenai dapat atau tidaknya seorang dipidana pasti berhubungan dengan asas pidana tanpa kesalahan.

Pertanggungjawaban pidana berkaitan kepada unsur bentuk kesalahan yang terdiri dari kesengajaan (dolus) dan kealpaan (culpa).

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.