ATM Rusak, Nasabah Bobol Uang Bank, Bagaimana Hukumnya?

Kompas.com - 21/07/2021, 06:00 WIB
Ilustrasi ATM KOMPAS/PRIYOMBODOIlustrasi ATM

Beberapa kali muncul berita adanya tindakan nasabah yang memanfaatkan masalah sistem bank, khususnya kerusakan mesin ATM, untuk memperoleh keuntungan dengan melawan hukum.

Salah satunya tindakan nasabah R yang membobol dana di Bank Jateng memanfaatkan kerusakan sistem mesin ATM.

Awalnya, R melakukan transfer dana dengan kartu ATM BCA melalui mesin ATM Bank Jateng. Namun, saat proses transfer terjadi kegagalan sistem mesin.

Akibatnya, saldo di rekening BCA tidak berkurang, namun rekening Bank Jateng milik nasabah R bertambah.

Nasabah melakukan transaksi yang sama hingga 271 kali dengan nilai total Rp 5,4 miliar.

Baca juga: Saldo Rekening Nasabah Hilang Ulah Oknum Pegawai Bank, Bagaimana Penyelesaiannya?

Peristiwa di atas adalah satu dari sekian tindakan melawan hukum yang terjadi dalam interaksi di sektor jasa keuangan, khususnya perbankan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Apakah tindakan tersebut diperkenankan menurut hukum? Bagaimana bentuk pertanggungjawabannya?

Nasabah bertanggungjawab secara pidana dan perdata

Di Indonesia terdapat undang-undang yang mengatur secara khusus aktifitas transfer dana, yakni UU No. 3 Tahun 2011 Tentang Transfer Dana.

Diterbitkannya beleid tersebut salah satunya demi menjamin kelancaran dan keamanan transaksi perbankan.

Jika nasabah mengambil atau memindahkan sebagian atau seluruh dana milik pihak lain secara melawan hukum, maka tindakan tersebut dikualifikasikan tindak pidana.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apakah Istri Harus Menanggung Hutang Almarhum Suami? Simak Ulasannya

Apakah Istri Harus Menanggung Hutang Almarhum Suami? Simak Ulasannya

Konsultasi
Hak Tersangka dan Terdakwa dalam KUHAP

Hak Tersangka dan Terdakwa dalam KUHAP

Konsultasi
Bagaimana Aturan Uang Pisah bagi Karyawan dalam UU Cipta Kerja?

Bagaimana Aturan Uang Pisah bagi Karyawan dalam UU Cipta Kerja?

Konsultasi
Dua Petugas Dishub DKI Pemeras Sopir Bus Hanya Kena Sanksi Disiplin, Apakah Bisa Dipidana?

Dua Petugas Dishub DKI Pemeras Sopir Bus Hanya Kena Sanksi Disiplin, Apakah Bisa Dipidana?

Konsultasi
Bagaimana Aturan Surat Peringatan Karyawan dalam UU Cipta Kerja?

Bagaimana Aturan Surat Peringatan Karyawan dalam UU Cipta Kerja?

Konsultasi
Apakah Warga Negara Asing Boleh Memiliki Tanah di Indonesia?

Apakah Warga Negara Asing Boleh Memiliki Tanah di Indonesia?

Konsultasi
Bagasi Hilang Saat Terbang? Penumpang Bisa Tuntut Maskapai di Luar Ketentuan

Bagasi Hilang Saat Terbang? Penumpang Bisa Tuntut Maskapai di Luar Ketentuan

Konsultasi
Apakah Perusahaan Bisa Pecat Karyawan karena Alasan Menikah Saat Masa Kontrak?

Apakah Perusahaan Bisa Pecat Karyawan karena Alasan Menikah Saat Masa Kontrak?

Konsultasi
Jadi Korban Arisan Online Fiktif, Simak Langkah Hukumnya

Jadi Korban Arisan Online Fiktif, Simak Langkah Hukumnya

Konsultasi
Karyawan Kena PHK karena Efisiensi Perusahaan, Simak Aturan dan Cara Hitung Pesangon

Karyawan Kena PHK karena Efisiensi Perusahaan, Simak Aturan dan Cara Hitung Pesangon

Konsultasi
Konsekuensi Hukum jika Aturan One Month Notice Dilanggar Karyawan yang Resign

Konsekuensi Hukum jika Aturan One Month Notice Dilanggar Karyawan yang Resign

Konsultasi
Tidak Berhutang Pinjol tapi Ditagih Bayar, Bagaimana Hukumnya?

Tidak Berhutang Pinjol tapi Ditagih Bayar, Bagaimana Hukumnya?

Konsultasi
Menang Lelang Rumah tapi Penghuni Tak Bersedia Mengosongkan, Apa Langkah Hukumnya?

Menang Lelang Rumah tapi Penghuni Tak Bersedia Mengosongkan, Apa Langkah Hukumnya?

Konsultasi
Menyoal Rencana Pemerintah Moratorium Permohonan PKPU dan Kepailitan

Menyoal Rencana Pemerintah Moratorium Permohonan PKPU dan Kepailitan

Analisis
Gaji Karyawan Dipotong karena Telat Datang ke Kantor, Bagaimana Hukumnya?

Gaji Karyawan Dipotong karena Telat Datang ke Kantor, Bagaimana Hukumnya?

Konsultasi
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.