Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ibra Azhari 6 Kali Terjerat Narkoba, Tim Kuasa Hukum Minta Rehabilitasi

Kompas.com - 28/05/2024, 19:45 WIB
Melvina Tionardus,
Andi Muttya Keteng Pangerang

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim kuasa hukum artis Ibra Azhari meminta agar kliennya mendapatkan rehabilitasi dalam kasus narkoba keenamnya kali ini.

Selama enam kali Ibra selalu terbukti mengonsumsi narkoba jenis sabu.

"Berarti dia kecanduan apa? Kecanduan sabu. Orang kecanduan harus diapain? Direhabilitasi, bukan dipenjara, benar enggak?" ucap pengacara Singgih Tomi Gumilang di Pengadilan Negeri Jakarta Barat usai sidang pemeriksaan saksi dari JPU, Selasa (28/5/2024).

Baca juga: Jadi Kuasa Hukum Ibra Azhari untuk Kasus Narkoba, Lukman Azhari: Kemauan Saya Sendiri

Kuasa hukum Ibra lainnya, Lukman Azhari, menyatakan selama ini kakaknya belum mendapat kesempatan rehabilitasi yang sesungguhnya.

"Selalu divonis pemidanaan, pemidanaan. Kami tim penasihat hukum tentu melihat esensi undang-undang narkotika," tutur Lukman Azhari.

Lukman berpegang pada aturan dalam Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 4 Tahun 2010 bahwa pengguna dengan barang bukti narkoba kurang dari 1 gram dan bukan pengedar berhak mendapatkan rehabilitasi.

Baca juga: Ibra Azhari Disebut Belum Bayar Sabu yang Dikonsumsinya

Ibra ditangkap Satresnarkoba Polres Jakarta Barat pada 3 Januari 2024 di apartemen daerah Ciputat, Tangerang Selatan bersama kekasihnya, Nandya.

Sebelum ditangkap Ibra memesan paket sabu seharga Rp 200.000 dari seseorang bernama Andre, tetapi masih utang.

Barang bukti yang ditemukan saat itu sabu sisa pakai seberat 0,07 gram.

Adapun Ibra didakwa dengan Pasal 114 Ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo Pasal 55 Ayat (1) dengan ancaman hukuman penjara minimal lima tahun dan Pasal 112 Ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo Pasal 55 Ayat (1) yang ancaman hukuman penjaranya minimal empat tahun.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com