Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pantun “Masak Aer” Laris Manis, Opie Kumis Bayar Royalti ke Hansip

Kompas.com - 28/05/2024, 19:04 WIB
Andika Aditia

Penulis

KOMPAS.com – Pelawak Muchtar Luthfi atau lebih dikenal sebagai Opie Kumis mengungkapkan asal usul pantun “Masak Aer” yang sering ia lontarkan.

Menurut Opie Kumis, di balik laris manisnya pantun “Masak Aer”, ia harus membayar royalti ke petugas hansip di lingkungan rumahnya.

Hal ini, lanjut Opie Kumis, lantaran pantun “Masak Aer” memang bukan lahir dari idenya.

Baca juga: Pantun “Masak Aer” Disukai Banyak Orang, Opie Kumis Terinspirasi dari Candaan Hansip

“Jadi itu hansip ada tiga, yang gue enggak tahu, diam-diam, dia sudah nyiapkan pantun,” kata Opie Kumis seperti dikutip dari kanal YouTube Vindes, Selasa (28/5/2024).

“Hansip yang pertama bilang, ‘ada Opie pulang, ayo mainin’, terus disahutin sama hansip kedua, ‘Eh Opie, Masak Aer Biar Mateng’, terus dilanjutin lagi sama hansip ketiga, ‘Masak aernye di panci’, hansip yang pertama sambungin lagi, ‘eh Opie lu jangan kegantengan, muka lu kayak kutang banci’,” tutur Opie Kumis sembari tertawa.

Dari pantun yang dilantunkan hansip tersebut, Opie Kumis menyebut, dirinya terinspirasi untuk dibawakan di acara televisi.

Baca juga: Cerita Opie Kumis Dapat Honor Pertama Main Sinetron, tapi Istrinya Ogah Terima karena Dikira Hasil Menipu

Ternyata, pantun “Masak Aer” disukai banyak orang dan membuat Opie Kumis rutin mendapat tawaran job di televisi.

Opie Kumis menyebut, hal ini pun diketahui oleh petugas hansip tersebut.

“Jadi salah satu dari ini hansip ada yang nonton pas gue bawain pantun ‘masak aer’. Nah dia langsung tegur gue pas ketemu,” ucap Opie Kumis.

“Opie, gue lihat lu bawain pantun gue di TV, bagus sih bagus pantunnya, Cuma lu yang enak gue yang asem,” ucap Opie Kumis menirukan teguran hansip tersebut.

Baca juga: Niat Ingin Semangati Opie Kumis, Vicky Prasetyo: Lah Gue Juga Sama Gagal Jadi Anggota Dewan

Hal ini pun membuat Opie menyadari, dirinya harus berbagi rezeki lantaran mendapatkan manfaat dari pantun tersebut.

“Akhirnya itu tiap minggu gue ngasih upeti ke tuh hansip, royalti lah istilahnya,” ucap Opie Kumis.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com