Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ibra Azhari Disebut Belum Bayar Sabu yang Dikonsumsinya

Kompas.com - 28/05/2024, 17:35 WIB
Melvina Tionardus,
Andi Muttya Keteng Pangerang

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Sidang kasus narkoba artis Ibra Azhari dengan agenda pemeriksaan dua saksi dari jaksa penuntut umum digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Selasa (28/5/2024).

Saksi bernama Kirwanto dan Dani dari tim Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat sementara Ibra dihadirkan lewat video call dari tahanan.

Terungkap bahwa Ibra memesan satu paket sabu seharga Rp 200.000 kepada seseorang bernama Andre lewat chat, tetapi masih utang.

Baca juga: Berkas Kasus Dilimpahkan ke Kejari Jakbar, Ibra Azhari Ditahan di Rutan Salemba

Sabu itu diantar ke sebuah apartemen di daerah Ciputat, Tangerang Selatan, pada 3 Januari 2024 sore hari dengan ojek online.

"Yang (diantar) di apartment (pakai) uangnya Ibra, cuma pengakuan saat itu utang, belum bayar," ucap Kirwanto.

Ibra dan kekasihnya, Nandya, turun ke lobi apartemen, tetapi yang mengambil sabu tersebut hanya Nandya.

Ketika polisi menggeledah kamar yang disewa Ibra, ditemukan barang bukti alat isap dan sabu sisa pakai seberat 0,07 gram.

Baca juga: Sarah Azhari Buka Suara soal Kasus Narkoba Ibra Azhari

Sementara kuasa hukum Ibra, Singgih Tomi Gumilang, mengatakan, fakta sabu ini menjadi kejanggalan kliennya diadili.

"Di situ janggalnya perkara ini, di mata kami. Belum dibayar kok narkotika mau aja dikirim, emang kenal?" ucap Singgih Tomi Gumilang.

Lebih lanjut, karena ini kasus keenam Ibra dengan narkoba jenis sabu, Tomi meminta agar kliennya bisa direhabilitasi.

Baca juga: Berkas Kasus Dilimpahkan ke Kejari Jakbar, Ibra Azhari Ditahan di Rutan Salemba

Terlebih sesuai aturan dalam Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 4 Tahun 2010 jika barang bukti narkoba kurang dari 1 gram dan bukan pengedar maka pengguna berhak mendapatkan rehabilitasi.

Adik Ibra, Lukman Azhari juga menjadi bagian dari tim kuasa hukum Ibra Azhari kali ini.

Adapun Ibra didakwa dengan Pasal 114 Ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo Pasal 55 Ayat (1) dengan ancaman hukuman penjara minimal lima tahun dan Pasal 112 Ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo Pasal 55 Ayat (1) yang ancaman hukuman penjaranya minimal empat tahun.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com